Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Tim Robotik SMP Muhammadiyah 1 Babat (SMP Mutuba) dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Robotik 2026. Dalam kompetisi tingkat nasional tersebut, tim robotik SMP Mutuba berhasil meraih Juara 1 dan Juara 2.
Kejurnas Robotik 2026 berlangsung secara spektakuler dan megah di Batu Night Spectacular (BNS), Kota Batu, pada Sabtu (24/1/2026). Penataan arena lomba yang strategis dan representatif menambah antusiasme para peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Sebanyak 202 tim turut ambil bagian dalam ajang nasional yang diselenggarakan oleh IRTC (International Robotic Training Competition) bekerja sama dengan Pupernas.
Kompetisi ini menjadi ajang adu bakat dan keterampilan dalam merancang serta mengoperasikan robot. Peserta datang dari berbagai kota, seperti Jakarta, Solo, Bogor, Surabaya, Gresik, hingga tuan rumah Batu dan Malang.
SMP Muhammadiyah 1 Babat mengirimkan dua tim, yakni Tim Mutuba A dan Tim Mutuba B. Keduanya berhasil menunjukkan performa terbaik dengan meraih Juara 1 dan Juara 2 kategori Line Tracer Analog (LTA) jenjang SMP tingkat nasional.
Salah satu anggota Tim Mutuba A, Muhammad Mirzani, mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah bisa meraih juara 1, apalagi ini event nasional pertama yang saya ikuti,” ujarnya.
Rekan setimnya, M. Dafa Bilal, juga mengaku bangga. “Ini juga event nasional pertama bagi saya. Alhamdulillah kami bisa menjadi juara 1,” tuturnya.
Pelatih tim robotik SMP Mutuba, Ahmad Ghulam Amrullah, menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan kekompakan para siswa.
“Alhamdulillah, kedua tim memberikan hasil yang maksimal. Selamat atas prestasi yang diraih,” ucapnya.
Ia juga mengungkapkan tantangan yang dihadapi saat perlombaan. Arena lomba yang terpapar cahaya matahari secara langsung sempat memengaruhi pergerakan robot. Namun, para siswa mampu berpikir solutif dan bekerja sama dengan baik untuk mengatasi kendala tersebut.
“Alhasil, kami berhasil meraih juara 1 dan juara 2 kategori LTA jenjang SMP tingkat nasional,” jelasnya.
Sementara itu, Ghaly Ataya dari Tim Mutuba B yang meraih juara 2 tetap bersyukur atas hasil yang dicapai.
“Alhamdulillah kami juara 2. Lawan di final adalah rekan sendiri, jadi pasti ada yang menang dan kalah,” ujarnya.
Rekan setimnya, Lathieful Azam, juga mengungkapkan rasa syukurnya.
“Awalnya saya grogi mengikuti ekstrakurikuler robotik, tapi Alhamdulillah berkat dukungan teman-teman satu tim, kami bisa berprestasi,” ungkapnya.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa pengembangan keterampilan di bidang robotik terus diminati dan menjadi salah satu keunggulan SMP Muhammadiyah 1 Babat dalam menyiapkan generasi unggul di bidang teknologi. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments