Kesuksesan Darul Arqam Nasyiatul Aisyiyah (DANA) II Wilayah Kerja (Wilker) II tidak lepas dari soliditas panitia lokal Cabang Karanggeneng.
Meski dikenal sebagai cabang dengan jumlah kader yang masih minoritas dan terus membutuhkan dukungan untuk berkembang, kader Nasyiatul Aisyiyah Karanggeneng mampu menunjukkan kiprah nyata dalam menyukseskan kegiatan perkaderan tersebut.
DANA II yang digelar Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Lamongan ini berlangsung di Pondok Pesantren An-Nur Muhammadiyah Karanggeneng pada Sabtu–Ahad (27–28/12/2025), dengan peserta dari PCNA Karanggeneng, Turi, Glagah, dan Kalitengah.
Semangat kader Karanggeneng tercermin dalam proses persiapan kegiatan yang dilakukan secara gotong royong. Berbagai fasilitas pendukung didatangkan dari luar lokasi acara, mulai dari sound system, proyektor, kipas angin, kabel roll, karpet, printer, hingga alat permainan untuk layanan educare.
Seluruh kebutuhan tersebut tidak berasal dari satu tempat, sehingga membutuhkan energi, koordinasi, dan komitmen yang tinggi, baik saat persiapan maupun pascakegiatan.
Kiprah panitia lokal ini menjadi wujud nyata pengejawantahan teologi Al-Ma’un dalam kehidupan sehari-hari, yakni semangat saling membantu, melayani, dan berkorban demi keberhasilan bersama.
Yunia Zahrotin Nisa’, salah satu penanggung jawab kegiatan dari PDNA Lamongan, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya DANA II di Karanggeneng. Ia menilai kader Karanggeneng terbukti solid, tangguh, dan dapat diandalkan dalam mengemban amanah organisasi.
“Setelah acara selesai, seluruh panitia langsung kerja bakti membereskan lokasi. Tempat kegiatan ditinggalkan dalam keadaan bersih. Ini menunjukkan rasa tanggung jawab dan kekompakan yang luar biasa,” ujarnya.

Yunia juga sempat berkelakar mengenai konsumsi yang disediakan selama kegiatan. Menurutnya, sajian makanan dari awal hingga akhir kegiatan sangat memuaskan.
“Makanannya enak semua, recommended. Menu nasi boran saat makan malam sampai harus makan dua kali karena kebetulan ada lebihan. Lain kali kalau ada kegiatan, di Karanggeneng saja,” katanya sambil tersenyum.
Keberhasilan DANA II Wilker II ini menjadi bukti bahwa keterbatasan jumlah kader tidak menjadi penghalang untuk berprestasi, selama dibarengi dengan semangat kolektif, keikhlasan, dan kerja sama yang kuat.


0 Tanggapan
Empty Comments