Kelompok Hizbul Wathan Pengenal 3 mengikuti kegiatan Cooking Camp dalam rangkaian Pelatihan Jaya Melati 2 Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur yang digelar pada Sabtu (27/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan di kawasan Candi Tegowangi, Desa Candirejo, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, mulai sekitar pukul 13.00 WIB hingga selesai.
Cooking Camp tersebut diikuti puluhan Ramanda dan Ibunda Pelatih Qobilah dari Kwartir Daerah Hizbul Wathan se-Jawa Timur. Para peserta merupakan bagian dari sekitar 80 orang peserta Pelatihan Jaya Melati 2 yang sebelumnya telah dinyatakan lulus Pelatihan Jaya Melati 1.
Pelatihan Jaya Melati 2 diselenggarakan oleh Bidang Diklat Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur dengan sistem blended learning. Pelaksanaan online berlangsung pada 8 hingga 12 Desember 2025 melalui Zoom Meeting, sedangkan pelaksanaan offline dilaksanakan pada 26 hingga 28 Desember 2025.
Cooking Camp menjadi salah satu kegiatan praktik lapangan yang bertujuan melatih kemandirian, kerja sama tim, kreativitas, serta kemampuan manajemen kelompok. Selain itu, kegiatan ini juga menanamkan nilai kesederhanaan, kebersamaan, dan pemanfaatan sumber daya yang tersedia secara optimal.
“Kegiatan Cooking Camp ini penting untuk membangun kekompakan dan melatih kepemimpinan di tingkat pelatih. Di sini kami belajar berbagi peran, mengatur waktu, dan menyajikan hidangan bersama dengan bahan yang sama,” ujar Ketua Kelompok HW Pengenal 3, Khoirul Huda.
Lokasi Candi Tegowangi dipilih karena memiliki lingkungan yang luas, asri, dan sarat nilai sejarah. Candi peninggalan era Majapahit tersebut berada di tengah kawasan taman yang rindang, sehingga memberikan suasana teduh dan nyaman bagi peserta untuk beraktivitas. Area sekitar candi juga tertata rapi dan memungkinkan kegiatan kelompok berlangsung tanpa mengganggu kelestarian situs budaya.
Keseruan Cooking Camp Kelompok Pengenal 3
Kelompok HW Pengenal 3 terdiri sebagai berikut: Khoirul Huda dari Kediri, Mu’ad Roziqin dari Batu, Sandra Eko dari Pasuruan, Raden Syahid dari Gresik, Dwi Cahyo dari Probolinggo, dan Faid dari Blitar.
Sementara Ibunda yang tergabung yaitu Iffa Maudya dari Sidoarjo, Eka Nur Lailiyah dari Gresik, Sofi dari Blitar, Fitri Wicak dari Probolinggo, dan Nariyah dari Madiun.
Kelompok ini memasak di area teduh di bawah pepohonan sekitar candi. Dengan bahan masakan yang telah disediakan panitia, seperti telur mentah, tempe, tahu, dan berbagai sayuran, peserta mengolah menu dengan cara menggoreng tahu, tempe, dan telur, merebus sayuran, membuat sambal, menyiapkan minuman, serta menyajikan buah yang telah dipotong.
Seluruh peralatan masak dibawa oleh masing-masing kelompok. Nasi disediakan oleh panitia dan mencukupi untuk seluruh peserta.
Hidangan kemudian ditata dengan rapi dan menarik, lalu disajikan di taman sebelah candi. Salah satu juri dari Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur, Maharti RN., turut mencicipi sajian tersebut dan memberikan penilaian.
“Hidangan yang disajikan merupakan olahan dari bahan yang sudah disediakan panitia, sehingga tidak perlu menambah bahan lain. Penambahan bahan hanya diperbolehkan untuk konsumsi internal kelompok,” ujar Maharti RN.
Setelah dinilai dan dicicipi oleh juri, seluruh hidangan dapat dinikmati bersama oleh anggota kelompok masing-masing. Seluruh kelompok peserta Pelatihan Jaya Melati 2 melakukan kegiatan serupa dengan mekanisme yang sama.
Sebelum kegiatan Cooking Camp dimulai, seluruh peserta berangkat secara rombongan dari tempat pelatihan menggunakan kendaraan pribadi dari berbagai daerah di Jawa Timur. Usai kegiatan, peserta kembali melanjutkan perjalanan menuju lokasi pelatihan untuk mengikuti rangkaian kegiatan selanjutnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments