Kemah Senang, Kemah Ceria, Berangkat Sehat, Pulang Tambah Sehat. Itulah semangat yang diusung Dewan Kerja Pasukan (DKP) Hizbul Wathan SMP Muhammadiyah 1 Babat saat menggelar Kemah Bhakti di Bumi Perkemahan Pantai Mangrove Jenu, Tuban, Jumat–Ahad (17–19/10/2025).
Kegiatan ini diikuti sekitar 245 siswa dari kelas VII, VIII, dan IX. Pemberangkatan peserta dilakukan pada Jumat pagi dari Babat. Sebelumnya, para siswa telah mengikuti pembekalan selama satu bulan sebagai persiapan menuju kegiatan kemah.
“Kami memberikan hal dan warna yang berbeda pada kemah kali ini kepada anak-anak. Bagaimana anak-anak dilatih secara mandiri dan berkelompok untuk bekal di kemudian hari,” ujar Ustadzah Mindarti, selaku Pembina Hizbul Wathan Qobilah SMP Muhammadiyah 1 Babat.
Selama tiga hari, peserta dilatih bekerja sama dalam kelompok untuk membangun tenda, memasak, serta membuat yel-yel atau nyanyian penyemangat agar suasana kelompok lebih hidup. Di sisi lain, kegiatan di alam terbuka ini juga menumbuhkan jiwa kemandirian siswa karena mereka jauh dari orang tua.

“Kemah memang tidak asing bagi semua anak usia SMP bahkan SMA, tapi bagaimana dalam Kemah Bhakti ini anak-anak bisa mengimplementasikan jiwa kemandiriannya di rumah atau di masyarakat sekitar tempat tinggal mereka masing-masing,” imbuhnya.
Dalam sambutan pembukaan, Kepala SMP Muhammadiyah 1 Babat, M. Sande Ariawan, menjelaskan bahwa Kemah Bhakti menjadi sarana pembelajaran yang menyatu dengan alam.
“Bhakti kita kepada alam, bhakti kita kepada kakak DKP, dan bhakti kita kepada bapak-ibu pembina. Kamu sekarang yang berada di sini adalah anak-anak yang beruntung, anak-anak pilihan, yang dikasih nikmat oleh Allah mengikuti Kemah Bhakti yang nanti akan mendapatkan sebuah pengalaman dan ilmu yang sangat luar biasa,” terang M. Sande Ariawan yang juga Ketua Kwarda Hizbul Wathan Lamongan.
Kegiatan yang berlangsung di Pantai Mangrove Jenu ini menjadi momentum bagi siswa untuk belajar hidup mandiri, disiplin, serta memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan Hizbul Wathan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments