
Adapun 17 perguruan tinggi yang terlibat dalam program ini antara lain: Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Medan, Universitas Negeri Riau, Universitas Sam Ratulangi, Politeknik Negeri Ambon, Universitas Tanjungpura, Universitas Sulawesi Barat, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Teuku Umar, dan Politeknik Negeri Padang.
Selanjutnya: Politeknik Negeri Samarinda, Universitas Borneo Tarakan, Universitas Negeri Makassar, Universitas Halu Oleo, Universitas Papua, Universitas Mataram, dan Universitas Cenderawasih.
Melalui sinergi bersama perguruan tinggi ini, program Revitalisasi PAUD diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan sesuai perkembangan zaman, sekaligus memastikan kualitas pendidikan anak usia dini di Indonesia semakin meningkat secara merata.
Komitmen Bersama Menuju PAUD Bermutu
Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa transformasi pendidikan anak usia dini memerlukan sinergi berbagai pihak, terutama dari kalangan akademisi yang memiliki kompetensi dan integritas. Dengan pendampingan yang berkualitas dari 17 perguruan tinggi negeri ini, diharapkan satuan PAUD di seluruh Indonesia dapat mengalami transformasi signifikan menuju penyelenggaraan layanan yang bermutu, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Direktorat PAUD berkomitmen untuk terus memperluas kemitraan dan mengembangkan ekosistem pendidikan anak usia dini yang kokoh demi menyiapkan generasi Indonesia Emas yang cerdas, berkarakter, dan tangguh sejak usia dini.
Selain acara penandatanganan, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi para perwakilan perguruan tinggi agar memiliki pemahaman dan kompetensi teknis yang diperlukan dalam mendampingi transformasi PAUD.
Penulis Humas Kemendikdasmen Editor Zahra Putri Pratiwig





0 Tanggapan
Empty Comments