Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kemendikdasmen Dorong Gerakan Satu Jam Berkualitas Bersama Keluarga

Iklan Landscape Smamda
Kemendikdasmen Dorong Gerakan Satu Jam Berkualitas Bersama Keluarga
Kemendikdasmen Dorong Gerakan #SatuJamBerkualitas Bersama Keluarga. Foto: Ist/PWMU.CO
pwmu.co -

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengajak keluarga di Indonesia untuk kembali menghadirkan waktu berkualitas bersama anak di tengah meningkatnya penggunaan gawai dan media sosial di kalangan anak dan remaja.

Ajakan tersebut diwujudkan melalui kegiatan Safari Penguatan Karakter: #SatuJamBerkualitas Bersama Keluarga. Program ini mendorong orang tua dan sekolah memperkuat kolaborasi dalam menanamkan nilai-nilai karakter melalui aktivitas sederhana seperti bercerita, berdialog, hingga bermain bersama.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Masmidah Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menanamkan kebiasaan baik kepada anak-anak Indonesia sejak usia dini.

Menurutnya, pembentukan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif keluarga.

“Melalui Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, kita ingin membangun generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter yang kuat,” ujar Mendikdasmen saat kegiatan berlangsung di Banten, Selasa (10/3/2026).

Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Masmidah menjelaskan bahwa gerakan tersebut mencakup tujuh kebiasaan sederhana yang diharapkan menjadi fondasi pembentukan karakter anak.

Tujuh kebiasaan itu meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, gemar belajar, bermasyarakat, makan sehat dan bergizi, serta tidur tepat waktu.

Kebiasaan tersebut diyakini mampu membentuk generasi yang sehat secara fisik, cerdas secara intelektual, serta kuat dalam karakter.

Selain itu, Kemendikdasmen juga mengampanyekan gerakan #SatuJamBerkualitas Bersama Keluarga, yakni ajakan kepada orang tua untuk meluangkan waktu minimal satu jam setiap hari bersama anak.

Waktu tersebut dapat diisi dengan aktivitas sederhana seperti berbincang santai, membaca cerita, atau bermain bersama.

“Waktu sederhana bersama anak akan menjadi momen berharga untuk memperkuat kedekatan antara orang tua dan anak,” kata Mendikdasmen di hadapan murid dan orang tua yang mengikuti kegiatan secara serentak di tiga wilayah, yakni Provinsi Banten, Sulawesi Tengah, dan Kepulauan Bangka Belitung.

Mendongeng Jadi Media Komunikasi Keluarga

Dalam kegiatan safari tersebut, anak-anak juga diajak mengikuti aktivitas mendongeng bersama komunitas pendongeng, salah satunya Kampung Dongeng Indonesia.

Aktivitas bercerita dinilai sebagai salah satu cara efektif untuk membangun komunikasi yang hangat antara orang tua dan anak.

Mendikdasmen juga mengapresiasi para orang tua yang hadir dan terlibat langsung dalam kegiatan mendongeng bersama anak-anak.

Menurutnya, aktivitas bercerita tidak hanya menyenangkan bagi anak, tetapi juga mampu membangun hubungan emosional yang lebih kuat di dalam keluarga.

“Kedekatan antara orang tua dan anak melalui kegiatan bercerita serta komunikasi yang baik menjadi kunci terciptanya hubungan yang harmonis di dalam keluarga,” tuturnya.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Ia berharap melalui kedekatan tersebut, anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang bahagia, merasa dicintai, serta memiliki ruang komunikasi yang terbuka dengan orang tua.

Ancaman Kecanduan Gawai pada Anak

Sementara itu, Kepala Pusat Penguatan Karakter Kemendikdasmen, Rusprita Putri Utami, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga merupakan respons terhadap berbagai tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini.

Salah satu tantangan tersebut adalah meningkatnya penggunaan gawai dan internet di kalangan anak dan remaja.

Rusprita mengungkapkan bahwa sejumlah data menunjukkan tingginya tingkat ketergantungan anak terhadap perangkat digital.

“Sekitar 31,4 persen remaja di Jakarta mengalami kecanduan internet, 7 dari 10 remaja putri kecanduan media sosial, dan 9 dari 10 remaja putra kecanduan gim daring,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik anak, tetapi juga berpotensi memengaruhi kesehatan mental dan kualitas interaksi sosial apabila tidak diimbangi dengan aktivitas positif di lingkungan keluarga.

“Untuk menghadapi tantangan ini, peran keluarga menjadi sangat sentral. Orang tua perlu menghadirkan aktivitas-aktivitas bermakna di rumah agar anak-anak dapat mengisi waktu dengan kegiatan yang edukatif sekaligus menyenangkan,” ujarnya.

Pendekatan Edukatif dan Partisipatif

Rusprita menjelaskan bahwa kegiatan Safari Penguatan Karakter dirancang dengan pendekatan yang menarik, partisipatif, serta kontekstual dengan melibatkan berbagai komunitas sebagai mitra, termasuk Kampung Dongeng Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak mengikuti berbagai aktivitas edukatif seperti pemutaran film pendek produksi Pusat Penguatan Karakter berjudul “Benih Kejujuran”.

Selain itu, digelar pula pertunjukan dongeng Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dengan tema “Tabib Kesayangan Raja”, permainan edukasi berbasis kearifan lokal, hingga refleksi melalui penulisan esai untuk meningkatkan literasi anak pada jenjang sekolah dasar.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari kampanye Gerakan #SatuJamBerkualitas Bersama Keluarga yang mengajak orang tua menyediakan waktu setiap hari bersama anak guna mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.

“Kami berharap melalui kegiatan yang sederhana namun penuh makna ini, anak-anak dapat belajar tentang nilai-nilai kebaikan dan kejujuran, sementara orang tua dan guru terus membersamai proses tumbuh kembang mereka,” ujar Rusprita.

Melalui Safari Penguatan Karakter ini, Kemendikdasmen berharap praktik-praktik penguatan karakter berbasis keluarga dapat semakin meluas di berbagai daerah.

Dengan demikian, diharapkan terbentuk ekosistem pendidikan yang saling mendukung antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan media dalam membangun generasi Indonesia yang berkarakter.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡