Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kemendikdasmen Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat untuk Anak Kurang Mampu

Iklan Landscape Smamda
Kemendikdasmen Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat untuk Anak Kurang Mampu
Mendikdasmen, Abdul Mu’ti. Foto: Istimewa.
pwmu.co -

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, Sekolah Rakyat adalah keberanian negara untuk mengubah nasib anak bangsa.

Presiden menyebut bahwa peresmian Sekolah Rakyat merupakan hasil dari keberanian negara mengambil langkah bagi kebutuhan rakyat.

“Sekolah berasrama untuk mereka-mereka yang mungkin tidak punya harapan, mereka yang dari keluarga yang kondisinya tertinggal,” ujar Presiden Prabowo Subianto di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Senin (12/1/2026).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti yang turut hadir dalam peresmian mengatakan, Kemendikdasmen mendukung penuh program hasil Cepat Terbaik (PHTC) Presiden dalam bentuk aspek akademik, seperti penyediaan kurikulum, hingga penyiapan skema guru agar pelaksanaan program berjalan optimal.

Abdul Mu’ti, memastikan bahwa secara akademik, Sekolah Rakyat telah berjalan sesuai dengan kurikulum yang disiapkan pemerintah.

“Bisa kita lihat bagaimana Sekolah Rakyat terselenggara dengan baik dan benar-benar memberi manfaat besar bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu,” ujarnya.

Selain aspek kurikulum, Menteri Mu’ti juga menegaskan komitmen Kemendikdasmen dalam mendukung skema penyiapan dan pemenuhan guru Sekolah Rakyat.

Ia menekankan bahwa para guru yang bertugas di Sekolah Rakyat dibekali pelatihan khusus, menyesuaikan dengan kurikulum multi-entry dan multi-exit yang diterapkan.

Dengan demikian, proses pembelajaran di Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjawab kebutuhan dan latar belakang siswa yang beragam.

Kemendikdasmen juga mendukung penguatan kapasitas kepala sekolah dan guru melalui program pelatihan yang dilaksanakan bersama Kementerian Sosial.

Kepala sekolah telah mengikuti pembekalan khusus, sementara sebagian besar guru yang merupakan lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) siap diterjunkan dalam pelaksanaan Sekolah Rakyat.

Menteri Mu’ti menegaskan bahwa Sekolah Rakyat menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi diri. Menurutnya, sekolah ini adalah tempat generasi muda tumbuh dan berkembang menjadi bangsa yang hebat.

Program Sekolah Rakyat dirancang bagi anak-anak yang sempat terputus dari layanan pendidikan formal agar kembali memperoleh hak belajar secara layak dan bermutu.

Kemendikdasmen bersama Kementerian terkait memastikan bahwa penyelenggaraan Sekolah Rakyat akan berjalan sejalan dengan sekolah umum yang berada dalam kewenangan kementerian agar berjalan berkelanjutan, inklusif, dan berkualitas.

Melalui penguatan kebijakan, sinergi lintas sektor, serta peningkatan mutu pembelajaran, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi instrumen strategis dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu