Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kemendikdasmen Gelar Latsar CPNS 2025, Teguhkan Nilai RAMAH dan SANTUN bagi ASN Baru

Iklan Landscape Smamda
Kemendikdasmen Gelar Latsar CPNS 2025, Teguhkan Nilai RAMAH dan SANTUN bagi ASN Baru
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti di Pembukaan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Foto: Istimewa/PWMU.CO.
pwmu.co -

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelenggarakan kegiatan Pembukaan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kemendikdasmen pada Sabtu (4/9/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Kemendikdasmen dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang pendidikan dasar dan menengah, sejalan dengan upaya mewujudkan birokrasi yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyampaikan peringatan kepada Latsar CPNS.

“Kehadiran para peserta di lingkungan birokrasi juga menjadi penanda munculnya tantangan baru. Dunia yang terus berubah cepat, perkembangan teknologi yang pesat, serta meningkatnya tuntutan masyarakat menuntut ASN untuk terus beradaptasi,” ujarnya.

Oleh karena itu, Mendikdasmen menegaskan bahwa program Induksi merupakan langkah awal untuk menciptakan pegawai Kemendikdasmen yang RAMAH dan SANTUN, sesuai dengan nilai-nilai budaya kerja yang dijunjung tinggi di lingkungan Kemendikdasmen.

RAMAH adalah akronim dari Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis sedangkan SANTUN adalah akronim dari Setia, Amanah, Negarawan, Teladan, Unggul, dan Ngemong.

Latsar CPNS ini merupakan tahapan penting dalam proses pembentukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berintegritas, profesional, dan memiliki komitmen terhadap nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam kegiatan ini juga diselenggarakan sesi induksi sebagai upaya penguatan nilai-nilai dasar dan budaya kerja di lingkungan Kemendikdasmen.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia (OSDM) Kemendikdasmen bekerja sama dengan Dunamis. Sebagai bagian dari rangkaian acara, Mendikdasmen turut menyematkan tanda pengenal kepada perwakilan peserta.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, berharap melalui kegiatan ini, para peserta dapat memahami peran strategis ASN sebagai pelayan publik serta mampu berkontribusi secara optimal dalam mendukung transformasi pendidikan dasar dan menengah di Indonesia.

Program Induksi Kemendikdasmen adalah inisiatif yang dirancang untuk mendukung pegawai baru dala beradaptasi dengan lingkungan kerja dan meningkatkan profesionalisme mereka.

Program ini mencakup kegiatan orientasi, pelatihan di tempat kerja, pengembangan, dan praktik pemecahan masalah. Tujuannya adalah untuk memastikan tumbuh kembangnya budaya profesionalisme kerja sebagai bekal pegawai dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu