Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kemendikdasmen Siapkan Delegasi Indonesia untuk Young Inventors Challenge 2026

Iklan Landscape Smamda
Kemendikdasmen Siapkan Delegasi Indonesia untuk Young Inventors Challenge 2026
Kemendikdasmen Siapkan Delegasi Indonesia untuk Young Inventors Challenge 2026. Foto: Ist/PWMU.CO
pwmu.co -

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) menggelar kegiatan Pra Pembinaan Young Inventors Challenge (YIC) pada 2–6 Maret 2026 di Jakarta sebagai langkah awal mempersiapkan delegasi Indonesia menghadapi kompetisi penelitian internasional YIC 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat pembinaan talenta riset pelajar Indonesia agar mampu bersaing di tingkat global sekaligus melahirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pembinaan Talenta Murid Indonesia

Kepala Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen, Maria Veronica Irene Hardjiono, menegaskan bahwa program pembinaan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memberikan ruang bagi siswa mengembangkan potensi terbaiknya.

Menurutnya, setiap murid memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai dengan bakat dan minat yang dimiliki.

“Setiap murid memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai potensi terbaiknya. Pra Pembinaan ini merupakan upaya dari implementasi Manajemen Talenta Murid. Semoga adik-adik mendapatkan pengalaman serta pengetahuan yang bermanfaat,” ujar Irene pada kesempatan terpisah, Kamis (5/3).

Diikuti 12 Tim Peneliti Muda

Pra pembinaan YIC 2026 diikuti oleh 12 tim yang terdiri dari 24 murid pemenang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) jenjang pendidikan menengah tahun 2025.

Para peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia dengan latar belakang penelitian yang beragam, mulai dari teknologi kesehatan, kecerdasan buatan, material ramah lingkungan, teknologi pertanian, hingga inovasi bagi penyandang disabilitas.

Selama lima hari pelaksanaan, para peserta mengikuti proses seleksi sekaligus pembinaan intensif melalui presentasi hasil penelitian OPSI 2025 serta penyempurnaan proposal riset sesuai standar kompetisi internasional YIC.

Para murid juga mendapatkan pendampingan terkait penguatan metodologi penelitian, pengembangan visualisasi produk inovasi, serta sesi berbagi pengalaman bersama alumni YIC dan para pembina.

Selain itu, penelitian yang dikembangkan diarahkan agar relevan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) sehingga inovasi yang dihasilkan tidak hanya unggul secara ilmiah, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pembangunan berkelanjutan.

Inovasi Sains dan Teknologi

Berbagai inovasi menarik muncul dari para peserta yang menunjukkan kemampuan pelajar Indonesia dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjawab persoalan nyata di masyarakat.

Salah satunya adalah penelitian deteksi dini Alzheimer berbasis kecerdasan artifisial melalui analisis citra MRI. Selain itu, terdapat pula inovasi material superhidrofobik dari limbah tebu yang dapat digunakan sebagai pelapis anti-air ramah lingkungan.

Di bidang pertanian, peserta juga mengembangkan teknologi irigasi berbasis kecerdasan buatan yang memungkinkan petani memantau pengelolaan air sawah secara otomatis dan jarak jauh.

Inovasi lain yang tak kalah menarik antara lain pengembangan nanopartikel berbasis ekstrak daun dewandaru sebagai kandidat terapi kanker serviks, teknologi drone surveillance untuk pengawasan perikanan berkelanjutan, serta smart cane berbasis machine learning yang dirancang untuk membantu penyandang tunanetra menghindari potensi kecelakaan.

Ragam penelitian tersebut menunjukkan bahwa pelajar Indonesia mampu menggabungkan sains, teknologi, serta kepedulian sosial dalam satu karya inovatif.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Potensi Bersaing di Tingkat Dunia

Koordinator Pembina YIC 2026 dari Institut Teknologi Indonesia (ITI), Abu Amar, menilai seluruh tim yang mengikuti pra pembinaan memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat internasional.

Menurutnya, setiap tim memiliki karakter dan kekuatan masing-masing yang dapat terus dikembangkan melalui proses pembinaan.

“Semua murid memiliki potensi dan punya karakter masing-masing. Semoga melalui pra pembinaan ini para murid dapat menyempurnakan hasil penelitiannya sebagai persiapan menuju YIC 2026,” ujar Abu Amar.

Pengalaman Berharga bagi Peserta

Bagi para peserta, kegiatan pra pembinaan ini menjadi pengalaman penting untuk memperdalam riset sekaligus memperluas jejaring dengan pelajar lain dari berbagai daerah.

Salah satu peserta, Khariza Fazari Shafiya dari SMA Negeri 2 Ponorogo, mengaku bangga dapat membawa penelitian timnya hingga ke tahap pra pembinaan YIC.

Ia menjelaskan bahwa inovasi yang dikembangkan timnya bertujuan membantu petani mengelola irigasi sawah secara lebih efisien melalui sistem berbasis kecerdasan buatan.

“Tujuannya memudahkan petani untuk mengelola lahannya terutama pada tahap irigasi sawah. Petani dapat memantau langsung secara jarak jauh dengan menggunakan telegram,” jelas Khariza.

Peserta lain juga menilai kegiatan ini memberikan kesempatan berharga untuk bertukar ide serta mendapatkan masukan langsung dari para pembina guna menyempurnakan penelitian mereka.

Kompetisi Penelitian Internasional

Young Inventors Challenge (YIC) merupakan kompetisi penelitian internasional yang diselenggarakan oleh Association of Science, Technology, and Innovation (ASTTI).

Ajang ini mendorong kolaborasi siswa sekolah menengah dari berbagai negara untuk menghadirkan solusi inovatif berbasis penelitian dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals.

Pada tahun 2025, kompetisi tersebut diikuti oleh peserta dari tujuh negara dengan total 32 tim terbaik yang berhasil melaju ke babak final.

Melalui pra pembinaan ini, Kemendikdasmen berharap talenta riset murid Indonesia semakin terasah sehingga mampu bersaing di tingkat internasional sekaligus menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡