SD Muhammadiyah 1 Driyorejo (SD Mudri) terus menghadirkan pembelajaran bermakna melalui kegiatan ko-kurikuler yang kreatif dan kontekstual. Kali ini, para siswa diajak mengenal Indonesia sebagai negara maritim melalui pembuatan karya pop up yang menggambarkan kekayaan laut dan potensi kemaritiman Nusantara.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan pembelajaran mendalam dan pengembangan karakter siswa, Jumat (26/12/2025).
Dalam kegiatan ko-kurikuler ini, siswa kelas V dan VI membuat berbagai karya pop up bertema Indonesia Negara Maritim yang berhiaskan laut, kapal, pelabuhan, pulau – pulau, ikan, hingga aktivitas masyarakat pesisir serta profesi apa saja yang berkaitan dengan dunia maritim.
Dengan bimbingan guru selaku fasilitator, siswa belajar menuangkan ide kreatif sekaligus memahami bahwa Indonesia memiliki wilayah laut yang luas serta peran strategis sebagai negara kepulauan. Proses pembuatan pop up dilakukan secara bertahap, mulai dari pembagian kelompok kerja, perencanaan desain, pemilihan warna, mengumpulkan informasi, hingga perakitan bentuk tiga dimensi.
Inke Choirun Nisa ‘il Maja, S.Pd selaku guru pendamping dan walikelas VI Abu bakar Ash Shiddiq menjelaskan bahwa metode pembelajaran melalui karya pop up mampu meningkatkan pemahaman siswa secara visual dan kinestetik.
“Melalui praktik langsung, siswa tidak hanya mendengar penjelasan, tetapi juga mengalami proses belajar yang menyenangkan. Mereka jadi lebih mudah memahami konsep Indonesia sebagai negara maritim,” ujarnya.
Petunjuk informasi diberikan Inke dengan pemanfaatan media sosial.
“Siswa diperbolehkan untuk mengambil informasi dari media sosial yang disesuaikan dengan tema disetiap halamannya,” tuturnya.
Pop Up
Pop Up yang terdiri dari 5 halaman tersebut telah disepakati bersama bahwa setiap halaman akan memiliki konsep dan tema yang berbeda.
“Gambar dan informasinya disesuaikan agar siswa memiliki banyak pengetahuan tentang Negara Indonesia sebagai negara maritim,” imbuhnya.
Ko-kurikuler yang berlangsung selama 10 hari mulai tgl 8 – 18 Desember 2025 ini dilaksanakan mulai pukul 07.30 WIB di ruang kelas masing – masing.
“Menggunting dan menempelkan gambar ikan dan kapal agar bisa ada efek timbul ini butuh imajinasi dan cara tersendiri, seru,” kata Marinka Farah Eliza salah satu siswa kelas VI Abu Bakar Ash Shiddiq yang akan melanjutkan studi ke SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo.
Marinka bersama dengan Nabila Haura Raisa Ambarwatti, Shafia Ash Shiddiqia, Kamila Maulida Al-Makki, Naila Arcelia Allodie yang tergabung dalam kelompok 3 dengan cekatan menempelkan ornament yang dibutuhkan di dalam pop up.
Kegiatan ini juga melatih keterampilan motorik halus, kerja sama, serta ketelitian siswa. Selain itu, siswa diajak berdiskusi mengenai pentingnya menjaga laut, melestarikan ekosistem, dan memanfaatkan sumber daya alam secara bijak. Nilai – nilai tersebut diintegrasikan dalam setiap tahap kegiatan agar siswa memiliki kesadaran sejak dini terhadap lingkungan.
Kegiatan Ko-Kurikuler
Teguh Abdillah, S.Pd, M.Pd, Kepala SD Muhammadiyah 1 Driyorejo menyampaikan bahwa ko-kurikuler merupakan sarana efektif untuk menguatkan materi pelajaran di kelas. Menurutnya, sekolah berupaya menghadirkan pembelajaran yang tidak monoton dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin siswa belajar dengan cara yang menyenangkan sekaligus menanamkan wawasan kebangsaan dan cinta tanah air,” ungkapnya.
Antusiasme siswa terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Mereka tampak bangga mempresentasikan karya pop up yang telah dibuat di depan teman-temannya saat event pameran karya, Jumat (19/12/2025).
Setiap karya mencerminkan imajinasi dan pemahaman siswa tentang kemaritiman Indonesia. Pengunjung yang berasal dari kelas lain atau adik kelas bahkan guru dan karyawan sekolah akan memberikan penilaian dengan meletakkan stiker bintang pada hasil karya siswa.
Melalui kegiatan ko-kurikuler ini, SD Muhammadiyah 1 Driyorejo berharap siswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki kreativitas, kepedulian, dan rasa bangga terhadap identitas Indonesia sebagai negara maritim yang besar. Pembelajaran kreatif semacam ini akan terus dikembangkan sebagai bagian dari komitmen sekolah dalam mencetak generasi berkarakter dan berwawasan kebangsaan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments