Search
Menu
Mode Gelap

Kepala SMK Models Pimpin MKKS SMK Swasta Banyuwangi

Kepala SMK Models Pimpin MKKS SMK Swasta Banyuwangi
pwmu.co -
Foto bersama setelah kegiatan e-voting (Muhlas/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pertemuan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Swasta se-Kabupaten Banyuwangi di SMK Nurut Taqwa Songgon, Rabu (18/6/2025), membahas strategi peningkatan mutu pendidikan, kerja sama dengan dunia industri, kegiatan Sistem Penerimaan Murid Baru (SMPB), serta pemilihan pimpinan baru.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momen bersejarah bagi Muhlas Efendi ST, Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 8 Siliragung (SMK Models) Banyuwangi. Ia terpilih menjadi nahkoda baru Ketua MKKS SMK Swasta se-Kabupaten Banyuwangi. Dengan membawahi 84 sekolah swasta di Kabupaten Banyuwangi.

Pak Muhlas sapaan akrabnya, menceritakan jika sistem pemilihan dilakukan melalui model pemilihan E-voting dengan 18 calon formatur. Sistem ini mengikuti pola pemilihan pimpinan Muhammadiyah, yakni dengan memilih 13 calon formatur.

Suara terbanyak berhasil diraih oleh Kepala Sekolah SMK 17 Agustus Cluring, Dwi Puji SPd. Namun, ia menyatakan tidak siap menjadi ketua. Musyawarah kemudian dilakukan untuk menentukan siapa yang akan menjabat sebagai ketua.

Proses musyawarah sempat mengalami deadlock. Akhirnya, dari 13 formatur terpilih dilakukan voting kembali, dan menghasilkan Kepala SMK Models, Muhlas Efendi ST sebagai ketua dan Dwi Puji SPd sebagai wakil ketua.

Pidato pertama Muhlas Efendi sebagai Ketua terpilih adalah mengajak semua Kepala Sekolah SMK Swasta untuk bisa bekerjasama,  berkolaborasi dan berinovasi memajukan Sekolah Swasta berbasis kejujuran dan Keihlasan.

“Sebagai guru, kami jujur merasa bingung dengan aturan pemerintah. Dalam 20 tahun terakhir, sudah ada enam kurikulum yang dijalankan. Artinya apa? Jangan-jangan kurikulum di Indonesia hanya berumur sependek masa jabatan kabinet, atau bahkan seumur menterinya.”

Tahun 2004 muncul Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), lalu pada 2006 digantikan oleh Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Tahun 2013 kembali berubah menjadi Kurikulum 2013 (K-13). Pada 2020, saat pandemi, diterapkan Kurikulum Darurat yang menyesuaikan pembelajaran daring. Tahun 2022 diluncurkan Kurikulum Merdeka, dan kini kita menyaksikan munculnya Kurikulum Nasional.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Dengan enam jenis kurikulum yang silih berganti, wajar jika kita merasa bingung. Belum selesai satu kurikulum diterapkan, sudah muncul kurikulum baru yang mulai dikampanyekan untuk segera dijalankan. Harapannya, melalui MKKS SMK Swasta, kita dapat merespons dan menyikapi berbagai kebijakan pemerintah yang kerap kali membingungkan para pemangku kebijakan di sekolah.

Ucapan selamat atas amanah baru yang diemban oleh Muhlas Efendi ST juga datang dari Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Siliragung, Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Sarana dan Prasarana, Humas, Ismuba, Kepala Kompetensi Keahlian TSM, PPLG, TKJT, Bendahara Sekolah, Kepala TU, serta Bapak-Ibu guru pengajar di SMK Models.

“Saya berharap selama menjabat sebagai Ketua MKKS, semua wakil kepala sekolah dan seluruh kepala kompetensi keahlian (kakomli) dapat menjadi pribadi yang mandiri, kreatif, dan inovatif. Juga memiliki banyak inisiatif, tidak selalu bergantung kepada kepala sekolah. Dengan begitu, sekolah kita tetap mampu bersaing secara gagah di tengah ketatnya persaingan SMK se-Kabupaten Banyuwangi,” pesan beliau melalui grup WhatsApp sekolah. (*)

Penulis Fela Layyin Editor M Tanwirul Huda

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments