Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kepala SMPM 12 Sendangagung: Belajar di Pondok Itu Enam Tahun, Bukan Hanya Tiga Tahun

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Kepala SMPM 12 Sendangagung Paciran, Aminuddin MPd saat memberi sambutan dan pesan di pelepasan Kelas IX (Alimin Djamil/PWMU.CO)

PWMU.CO – Belajar di pondok pesantren itu berlangsung selama enam tahun, bukan hanya tiga tahun. Jadi, jika hanya menyelesaikan pendidikan di tingkat SMPM 12 dan tidak melanjutkan ke Madrasah Aliyah (MA) Al-Ishlah Sendangagung, itu artinya baru menempuh separuh jalan. Ilmunya pun baru setengah.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala SMPM 12 Sendangagung, Aminuddin MPd, dalam pelepasan santri kelas IX SMPM 12 Sendangagung yang digelar pada Sabtu (10/5/2025) di depan Gedung KH Ahmad Dahlan, Paciran, Lamongan, Jawa Timur.

“Dengan penuh rasa syukur kepada Allah SWT, hari ini kita merayakan momen istimewa bersama para wisudawan. Wisuda kali ini merupakan yang terbanyak dalam lima tahun terakhir, dengan siswa-siswa yang datang dari berbagai daerah, mulai dari Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, NTT, hingga Papua. Ini membuktikan bahwa lembaga ini semakin dipercaya dan dicintai. Namun, perlu diingat bahwa wisuda bukanlah akhir, melainkan awal dari langkah baru menuju masa depan,” tutur pria kelahiran 11 Juli 1974 mengawali pesannya.

Ia juga berpesan agar memilih jenjang pendidikan lanjutan dengan bijak, bukan semata-mata karena ingin bebas atau bersantai. Ingatlah, kesuksesan membutuhkan kerja keras dan kesungguhan. Hormati orang tua, guru, serta siapa pun yang telah membimbingmu dalam kebaikan. Jangan lupa untuk selalu meminta doa dan restu mereka, karena itulah salah satu kunci utama keberhasilanmu.

“Kami juga mengajak kalian untuk melanjutkan pendidikan ke MA Al-Ishlah, yang merupakan bagian dari program pendidikan enam tahun yang terintegrasi. Harapannya, kalian tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan,” imbuhnya.

Alumnus KMI Gontor tahun 1994 itu menekankan pentingnya santri Kelas IX SMPM 12 Sendangagung untuk melanjutkan pendidikan ke MA Al-Ishlah. Menurutnya, mata pelajaran kepondokan memiliki kelanjutan di jenjang Madrasah Aliyah dan akan menjadi pelengkap atas kemampuan yang telah dibangun selama di tingkat SMP.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

“Selain itu, santri Kelas IX ini dinilai telah berhasil melalui proses adaptasi yang tidak mudah sejak awal masuk di Kelas VII tiga tahun lalu. Karena itu, hal ini perlu menjadi pertimbangan serius. Jangan sampai tergiur oleh brosur sekolah lain, keinginan untuk bebas menggunakan HP, atau sekadar ingin leluasa mengendarai sepeda motor,” tegasnya.

Di hadapan seribu hadirin, ia juga meyakinkan bahwa di MA Al-Ishlah para santri akan mendapatkan pendidikan kepemimpinan yang kuat. Hal ini karena para asatidz akan mengenalkan dan membimbing mereka dalam berorganisasi melalui Organisasi Pelajar Pondok Pesantren Al-Ishlah (OPPI), yang bertanggung jawab menjalankan roda kegiatan di lingkungan pondok. (*)

Penulis Gondo Waloyo Editor Ni’matul Faizah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡