
PWMU.CO – Jumat (11/04/2025), mengawali kegiatan pembelajaran setelah libur Idulfitri menjadi sebuah momen bagi para siswa Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 20 Surabaya.
Betapa tidak mengharukan, para siswa dengan sukarela memberikan infaq dan sedekah yang terbaik yang pernah mereka miliki hanya untuk membantu saudara-saudara kita yang ada di Palestina.
Kegiatan penggalangan ini masuk dalam momen yang bertajuk “One Day Charity”, sebelumnya kegiatan penggalangan dana ini juga pernah diadakan oleh Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 20 Surabaya.
Namun dengan melihat tensi ketegangan yang ada di jalur Gaza, serta meningkatnya serbuan tentara Israel ke pemukiman para pengungsi mengakibatkan menyentuh dan mengetuk hati para siswa untuk turut membantu para pengungsi yang semakin hari terjepit dengan tembok-tembok kokoh dan kawat berduri kaum Zionis.
Wilayah yang seharusnya menjadi zona aman untuk para pengungsi yang terletak di jalur Gaza maupun Tepi Barat, menjadi tidak aman lagi setelah kebijakan sepihak yang diambil pemerintah Israel untuk menyerang dan membombardir, sehingga menimbulkan banyak korban sipil, anak-anak, manula, dan wanita.
Tidak itu saja, ternyata ada pula korban dari jurnalis yang seharusnya bisa menjadi mata untuk memberitakan tindakan semena-mena tentara Israel.
Tindakan Genosida Israel ini telah lama ditentang oleh PBB dan organisasi negera-negara Islam (OKI), namun sudah menjadi watak kaum Zionis yang ingin mencaplok wilayah Palestina menjadi hak milik mereka.
Mereka dengan percaya diri melegalkan tindakannya tersebut karena mendapat dukungan juga dari sekutu, yaitu Amerika dan beberapa negara yang ada di kawasan Eropa.
Kegiatan pengumpulan dana untuk peduli kepada Palestina ini diawali dengan lagu penggugah semangat Free Palestine, para siswa yang ditunjuk menjadi duta untuk mengumpulkan infaq dan sedekah berkeliling dari kelas 1 hingga kelas 6.
“Ayo dik, uangnya langsung dimasukkan ke kotak donasi, free free Palestine” ucap Adam, salah satu siswa kelas 5 Ibnu Firnas sambil mengucapkan yel-yel untuk menyemangati adik kelasnya yang ingin berdonasi untuk Palestina.
Salah satu siswa kelas 4 Rinjani, Afrin beserta adiknya bahkan rela memberikan semua uang angpao selama lebaran untuk membantu korban kejahatan perang di Palestina.
“Aku berikan semua uang lebaranku ini us untuk membantu saudara-saudaraku yang ada di Palestina. Ayahku sering nangis melihat anak-anak kecil yang menjadi korban di Palestina,” ucap Afrin dengan polosnya ketika memasukkan uangnya untuk membantu korban kejahatan perang di Palestina.
Tidak itu saja beberapa siswa yang ada di kelas kecil juga memberikan donasinya dengan amplop tertutup karena takut hilang setelah orang tua mereka menyiapkan dari rumah.
“Harapan kami sebagai guru di Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 20 ini di antaranya adalah menggugah kepedulian dan kedermawanan para siswa, serta menjadi sebuah pembelajaran pada siswa agar mereka tahu bahwa sesama muslim adalah satu. Jika ada yang tersakiti, maka kita pun juga bisa merasakan penderitaan mereka,” ungkap Muhammad Ain, Kepala SD Muhammadiyah 20 Surabaya.
Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 20 Surabaya telah berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 17.000.000,00. Hasil donasi tersebut terkumpul dari para siswa baik yang menyumbang secara langsung maupun dengan menggunakan QRis.
Donasi ini tetap dibuka dan kemungkinan akan bertambah untuk memberikan kesempatan bagi para orang tua siswa untuk memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita di Palestina. Donasi tersebut disalurkan melalui Lazismu Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya.(*)
Penulis Rudi Ircham Editor Zahrah Khairani Karim






0 Tanggapan
Empty Comments