Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Keputrian SD Muhammadiyah 1 Krian: Praktik Membuat Puding Sehat

Iklan Landscape Smamda
Keputrian SD Muhammadiyah 1 Krian: Praktik Membuat Puding Sehat
Marwah kelas 4 Ali, memakai baju HW, sedang mengaduk dengan penuh senyum (Erna/ PWMU)
pwmu.co -

Suasana ceria memenuhi ruang kantin SD Muhammadiyah 1 Krian (SD Sakri) Sidoarjo, Jumat (21/11/2025). Sejak pukul 11.15 hingga 12.30 WIB, sekitar 200 siswa putri dari kelas 4, 5, dan 6 mengikuti kajian keputrian yang dikemas dengan kegiatan praktik membuat puding sehat.

Koordinator kajian keputrian, Nurul Hidayati, S.Ag., menyusun agenda agar para siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga praktik langsung. Kegiatan menghadirkan Nova Mega Yanti, Amd.Keb., atau yang akrab disapa Bunda Nova, komite sekolah bidang usaha sekaligus pemateri utama.

“Dari kegiatan ini, anak-anak diharapkan bisa membuat puding sehat di rumah bersama orang tua,” ujar Abdillah Faizun, S.Pd.I, Wakil Kepala Sekolah bidang ISMUBA SD Sakri.

Antusiasme Peserta

Dengan penuh antusias, Bunda Nova memperkenalkan bahan-bahan yang digunakan untuk membuat fresh milk pudding caramel, yaitu satu liter susu, 10 gram gula, satu kuning telur, satu bungkus agar-agar bubuk, dan setengah sendok teh vanila bubuk. Untuk menambah cita rasa dan tampilan, ditambahkan karamel serta topping seperti krim, stroberi, dan Oreo cokelat.

Tidak hanya memberi penjelasan, Bunda Nova juga langsung mempraktikkan proses pembuatannya.

“Pertama, masukkan susu, gula, dan agar-agar ke dalam panci, lalu aduk hingga rata,” tuturnya ceria.

Setelah dipanaskan dengan api kecil, kuning telur dan vanila bubuk dimasukkan sambil terus diaduk.

“Aduk sampai terlihat mendidih, lalu angkat,” lanjutnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Beberapa siswa diberi kesempatan membantu mengaduk dan menuang bahan. Salah satunya Marwah, siswi kelas 4 Ali, yang tampak sangat antusias.

“Ini seru sekali!” ujarnya dengan wajah penuh semangat.

Setelah adonan matang, Bunda Nova mengingatkan siswa untuk menunggu hingga uap panas hilang sebelum menuangkannya ke cetakan. Setelah padat, puding dihias dengan beragam topping sesuai kreativitas masing-masing.

Seluruh siswa putri bisa membawa pulang hasil puding buatan mereka. Selain belajar memasak, kegiatan ini juga menanamkan nilai-nilai kerapian, ketelitian, serta pentingnya memilih bahan makanan sehat.

Kajian keputrian hari itu ditutup dengan suasana hangat dan penuh kegembiraan. Beberapa siswa yang aktif membantu mendapat hadiah, sementara seluruh peserta pulang membawa pengalaman baru dan motivasi untuk mencoba membuat puding sehat di rumah. Jika ingin dibuatkan judul artikelnya, saya bisa bantu juga. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu