Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kesempatan Belajar Jadi Wirausaha Cilik, SD Mugres Gelar Business Day

Iklan Landscape Smamda
Kesempatan Belajar Jadi Wirausaha Cilik, SD Mugres Gelar Business Day
Para adik kelas rela berjubel membeli makanan-minuman dagangan kakak kelas 6 dalam Business Day SD Mugres, Jumat (22/08/2025). (Dzakira Aftani Maharvi P/PWMU.CO).
pwmu.co -

PWMU.CO — Halaman AR Fakhruddin Square di SD Muhammadiyah Kompleks Gresik (SD Mugres) Kampus A mendadak berubah seperti pasar mini yang riuh, Jumat pagi (22/08/2025).

Aroma jajanan tradisional bercampur minuman segar menyeruak, suara tawar-menawar terdengar di sana-sini, dan wajah-wajah antusias para murid kelas 6 tampak berbinar.

Inilah Business Day, sebuah program mingguan yang menjadi bagian dari kegiatan Happy Friday. Seluruh murid kelas 6 belajar belajar berjualan makanan dan minuman ringan kepada adik-adik kelasnya.

Sejak pagi, meja-meja jualan sudah berjejer rapi. Ada yang menawarkan es buah, jus jambu, puding, pisang cokelat, donat mini, roti maryam, hingga aneka jajanan tradisional seperti cireng dan susu kedelai.

Semua terjual dengan harga ramah kantong, tidak ada yang melebihi Rp5.000. Para murid kelas 1 hingga 5 yang menjadi pembeli tampak girang berbelanja sambil membawa uang saku mereka.

“Silakan, murah meriah! Cuma tiga ribu saja!” teriak seorang murid kelas 6 yang menjajakan es jeruk dingin.

Sementara di sisi lain, sekelompok murid beramai-ramai menghitung kembalian untuk pembeli yang menyerbu lapak mereka. Suasana meriah ini berlangsung hampir dua jam, hingga sebagian besar dagangan ludes terjual.

Tak Sekadar Berjualan

Business Day bukan sekadar latihan berjualan, melainkan sarana belajar kehidupan nyata. Murid kelas 6 tidak hanya bertugas menjual, tetapi juga menyiapkan modal, mencatat pengeluaran, menghitung laba, hingga mengelola kerja sama tim.

Dari kegiatan ini, mereka belajar bagaimana menghitung modal awal. Bagaimana menyesuaikan harga agar tetap terjangkau tapi tetap untung, melayani pembeli dengan ramah, serta menghadapi kondisi ketika dagangan tidak semuanya terjual.

Beberapa murid bahkan menyadari bahwa promosi dan lokasi lapak juga berpengaruh pada cepat-lambatnya dagangan mereka laku.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Lewat kegiatan ini, anak-anak belajar langsung tentang konsep wirausaha, manajemen keuangan, komunikasi, dan pelayanan pelanggan. Mereka jadi tahu bahwa uang saku yang kecil pun bisa berkembang kalau dikelola dengan baik” ujar Cristalina Riya Ristanti SPd, Kepala Urusan Kesiswaan SD Mugres Kampus A yang mengelola program ini.

Ia menambahkan, tujuan utama Business Day bukan hanya menanamkan jiwa wirausaha sejak dini, melainkan juga membentuk kemandirian, tanggung jawab, serta keberanian murid dalam menghadapi pengalaman nyata.

Laris-Manis, Modal Balik, Laba Didapat

Seusai kegiatan, tampak beberapa kelompok murid kelas 6 menghitung hasil penjualan mereka. Ada yang bersorak gembira karena berhasil menjual habis seluruh dagangan. Ada pula yang tertawa sambil bercanda karena masih ada sisa barang yang akan mereka nikmati bersama.

Rata-rata, semua kelompok mampu mengembalikan modal dan memperoleh laba. Bagi mereka, pengalaman menghitung untung-rugi secara langsung menjadi pelajaran yang tak terlupakan.

“Ternyata seru, ya, jadi pedagang. Capek, tapi senang soalnya jualanku habis,” ujar seorang murid sambil menunjukkan kotak dagangan yang sudah kosong.

Kepala SD Mugres Kampus A, Eka Meitasari SPd turut hadir menyaksikan jalannya kegiatan. Ia tampak tersenyum melihat antusiasme murid-muridnya.

“Business Day ini sangat positif karena memberi ruang belajar yang kontekstual. Anak-anak tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga praktik nyata bagaimana uang bekerja, bagaimana melayani, dan bagaimana bekerja sama. Ini sejalan dengan misi sekolah kami, yaitu membekali murid dengan keterampilan hidup yang bermanfaat untuk masa depan,” ungkap Meita, sapaannya, kepada PWMU.CO.

Meita juga berharap kegiatan semacam ini bisa menjadi bekal ketika murid melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. “Kami ingin anak-anak tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga cerdas finansial, kreatif, dan tangguh menghadapi tantangan hidup” tambahnya. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu