Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur (Jatim) turut hadir dan memberikan amanat dalam tasyakuran Milad Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jatim. Kegiatan ini berlangsung di Aula PWM Jatim, Minggu (31/8/2025).
Ketua PWM Jatim, Dr dr Sukadiono MM memberikan amanat yang mendalam kepada seluruh kader. Ia menegaskan bahwa Rasulullah SAW diutus Allah sebagai rahmat bagi seluruh alam dan teladan utama bagi umat manusia.
“Rasulullah adalah pribadi dengan akhlak yang agung. Karena itu, menjadi kader Muhammadiyah tidak hanya ditempa dalam aspek intelektual dan organisasi, tetapi juga melalui pembentukan kualitas akhlak yang mulia,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan bangsa saat ini bukan hanya masalah ekonomi, politik, dan sosial, tetapi juga degradasi moral. Banyak pemimpin yang kehilangan arah karena kurangnya teladan akhlak.
“Seorang pemimpin yang tidak berakhlak hanya akan menimbulkan kekecewaan, bahkan kemarahan rakyatnya. Maka, akhlak menjadi pondasi utama yang harus kita bangun sejak dini, termasuk dalam gerakan pelajar Muhammadiyah,” tegasnya.
Sukadiono menambahkan, cita-cita Indonesia Emas 2045 hanya bisa diwujudkan jika generasi mudanya memiliki akhlak yang kuat, bersih, dan bertanggung jawab.
Ia mengajak kader IPM untuk menunjukkan perilaku yang dapat dipertanggungjawabkan, baik di sekolah, di masyarakat, maupun dalam kehidupan organisasi.
“Indonesia Emas tidak akan tercapai jika akhlak bangsa ini tidak dibenahi. Mari kita tunjukkan bahwa kader Muhammadiyah adalah pelajar yang unggul dalam ilmu, kuat dalam iman, dan luhur dalam akhlak,” pesannya.
Ia menutup amanatnya dengan ajakan penuh semangat kepada seluruh kader.
“Jangan pernah lelah berjuang dalam organisasi, karena di dalamnya kita ditempa untuk menjadi pemimpin yang paripurna. Jadilah kader yang memberi teladan, kader yang memberi manfaat, dan kader yang siap mengabdi untuk umat, bangsa, dan persyarikatan,” pungkasnya.





0 Tanggapan
Empty Comments