Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim Prof. Dr. dr. Sukadiono, MM menegaskan, Direktur RS Muhammadiyah Jombang (RSMJ) yang baru harus mampu membawa rumah sakit ini melompat lebih jauh, bukan sekadar bertahan.
Pesan strategis tersebut disampaikan dalam acara Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Direktur RSMJ masa jabatan 2025–2029, Sabtu (3/1/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Muhammadiyah Jawa Timur itu menjadi penanda dukungan penuh persyarikatan terhadap kepemimpinan baru dr. Iwan Hartono, M.Kes., yang dipercaya memegang amanah sebagai direktur RSMJ.
Dalam sambutannya, Prof. Sukadiono menyampaikan apresiasi tinggi kepada direktur sebelumnya, dr. Abdul Ghofir, Sp.PD., M.MR., yang dinilai berhasil membangun fondasi manajemen rumah sakit dan menjaga eksistensi RSMJ di tengah berbagai tantangan.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa era kepemimpinan baru harus diisi dengan lompatan kualitas yang nyata.
“RS Muhammadiyah Jombang tidak cukup hanya bertahan. Rumah sakit ini harus menjadi rumah sakit untuk semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Di bawah nakhoda baru, saya instruksikan agar dilakukan percepatan standarisasi layanan medis serta peningkatan kualitas sumber daya manusia agar RSMJ menjadi unggul di tengah persaingan layanan kesehatan di Jombang,” tegas Sukadiono.
Dia juga memuji langkah RSMJ yang telah menghadirkan fasilitas Kamar Rawat Inap Standar (KRIS) BPJS dengan kualitas setara kelas VIP. Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan visi Muhammadiyah Jawa Timur dalam menghadirkan layanan kesehatan bermutu tinggi yang tetap merakyat dan berkeadilan.
Tak kalah penting, Prof. Sukadiono menitipkan pesan tentang pentingnya sinergi organisasi. Ia meminta seluruh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang, pimpinan cabang, hingga kepala sekolah dan pengelola amal usaha Muhammadiyah untuk bersatu mendukung pengembangan RSMJ.
“Amanah ini diberikan kepada dr. Iwan Hartono karena pengalaman panjangnya, lebih dari 16 tahun berada di jajaran direksi rumah sakit Muhammadiyah. Dengan dukungan penuh Ketua PDM Jombang, Bapak As’ad, serta seluruh warga persyarikatan, saya optimistis RS Muhammadiyah Jombang akan semakin maju dan menjadi pilihan utama masyarakat Jombang,” pungkasnya.
Dihadiri Puluhan Tokoh Lintas Cabang
Prosesi pelantikan dan serah terima jabatan kali ini berlangsung lebih semarak dibandingkan pelantikan sebelumnya. Acara tersebut dihadiri seluruh pimpinan cabang Muhammadiyah se-Jombang, kepala sekolah, serta pimpinan amal usaha Muhammadiyah.
Suasana kebersamaan terasa kuat melalui budaya “Ngopi Bareng” yang menjadi ciri khas silaturahmi warga Muhammadiyah Jombang. Prof. Sukadiono memuji kekompakan ini sebagai modal sosial yang sangat berharga bagi direktur baru dalam membangun SDM RSMJ yang profesional dan berjiwa melayani.
Dalam kesempatan itu, dr. Abdul Ghofir, Sp.PD., M.MR., menyampaikan terima kasih dan apresiasi mendalam kepada seluruh karyawan RSMJ yang telah berjuang bersama, termasuk pada masa-masa sulit ketika rumah sakit harus menghadapi penundaan gaji demi menjaga keberlangsungan layanan.
Sementara itu, direktur baru RSMJ, dr. Iwan Hartono, M.Kes., mengajak seluruh elemen persyarikatan untuk “bermimpi bersama”.
“RS Muhammadiyah Jombang harus menjadi rumah bagi siapa pun yang mencari kesembuhan—rumah sakit dengan pelayanan yang ramah, humanis, dan penuh kepedulian,” ujarnya.
Pelantikan ini sekaligus menjadi penanda dimulainya babak baru RSMJ, dengan harapan besar menjelma sebagai pusat layanan kesehatan unggulan yang membawa nilai dakwah, profesionalisme, dan keberpihakan pada masyarakat luas. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments