Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Ketua PWM Jatim Pesankan Ini kepada Cagub Jatim Nomor Urut 1

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Cagub nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah ketika berkunjung ke Kantor PWM Jatim pada Kamis (10/10/2024) (Danar Trivasya Fikri/PWMU.CO)

PWMU.CO – Calon Gubernur Jawa Timur 2024 nomor urut 1, Hj Luluk Nur Hamidah MSi mengunjungi Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur. Kunjungan tersebut berlangsung pada Kamis (10/10/2024) pada 12.10 Wibhingga 14.15 Wib.

Dalam kunjungan itu, Luluk hadir beserta rombongan pada 12.10 Wib. Salah satu yang menyertainya adalah Anggota DPRD Kota Surabaya fraksi PKB, Hani Fidyanto.

Setibanya di kantor PWM Jatim, Luluk mendapat sambutan hangat oleh Ketua PWM Jatim Dr dr Sukadiono MM, Wakil Ketua PWM Jatim Dr Muhammad Sholihin Fanani, Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Dr Syamsudin MAg, Ketua Majelis Wakaf, Hukum HAM, Hikmah dan Kebijakan Publik Prof Dr Thohir Luth MA.

Selain itu, hadir pula Sekretaris PWM Jatim Prof Dr Biyanto MAg, Ketua Majelis Pustaka, Informatika, dan Digitalisasi (MPID) Dr Aribowo, Bendahara PW Aisyiyah Jatim Dra Noer Haidah, serta Sekretaris Majelis Tabligh Munahar SHI MPd.

Tidak ketinggalan, ada juga Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Muhammad Mirdasy, Ketua LAZISMU Jatim Imam Hambali, Dr Dian Berkah, serta Ketua PW IPM Jatim Hengki Pradana.

Sambutan Hangat Ketua PWM Jatim

Pada awal sambutannya, Sukadiono menyampaikan selamat datang kepada Luluk. Tidak lupa, ia juga menyampaikan rasa bahagianya karena dapat bertemu sesama warga Jombang, yaitu Luluk.

“Tentu kita berharap ketika ibu dan pak Lukman mendapat amanah, tentu harapannya pemprov Jatim dan PWM Jatim dapat bersinergi,” lanjut Sukadiono.

Di sisi lain, Luluk Nur Hamidah juga mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat bersilaturahim dengan Pimpinan Muhammadiyah Jawa Timur.

“Hari ini satu kehormatan bagi kami dapat diterima, terima kasih untuk Pak Sukadiono,” terangnya.

Lebih lanjut, Luluk juga menerangkan bahwa Jawa Timur merupakan provinsi yang memiliki keberagaman budaya dan kelompok masyarakat.

“Jawa Timur di sisi lain sangat plural, beragam suku dan kelompok masyarakat. Dan yang dominan memang Muhammadiyah dan NU,” ungkapnya.

Kendati demikian, alumnus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang itu tidak menampik bahwa Jawa Timur masih memiliki sejumlah permasalahan.

“Jawa Timur punya banyak masalah. Isu ketimpangan, ketenagakerjaan, sosial,” terang wanita yang semasa muda merupakan aktivis PMII tersebut.

Diskusi Gagasan dengan PWM Jatim

Mengawali diskusi, Bendahara PW Aisyiyah Jatim Dra Noer Haidah memberikan perhatian lebih kepada program pro perempuan oleh Luluk.

Lebih lanjut, Haidah juga mengajak kepada Luluk untuk berdiskusi lebih lanjut dalam forum bersama Calon Gubernur Jawa Timur lainnya yang seluruhnya merupakan perempuan.

Selanjutnya Wakil Ketua PWM Jatim Dr Muhammad Sholihin Fanani mengatakan bahwa yang paling menonjol di Muhammadiyah adalah bidang pendidikan dan dakwah.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Jika nanti ditakdirkan jadi (Gubernur), kami mohon karena SDM ini penting, kami berharap pendidikan kita dapat perhatian secara khusus,” harapnya.

Tidak hanya itu, Sholihin juga berpesan agar bidang dakwah juga mendapat perhatian lebih. “Kemudian masalah dakwah kita adalah di beberapa daerah banyak masjid dan mushalla yang memprihatinkan,” ujar Sholihin.

Di sisi lain, Ketua MPID PWM Jatim, Dr Aribowo, tidak ketinggalan memberikan masukan untuk Anggota DPR RI periode 2019-2024 itu.

“Program-program ini bagus. Dari pengamatan sepintas kami, selama 5 tahun ini yang kurang maksimal adalah memberi insentif maksimal untuk transportasi publik,” ujar Dosen Ilmu Politik Universitas Airlangga tersebut.

“Di Jatim sudah dibuka untuk Surabaya raya. Namun tidak disambung atau ada koneksitas,” tambahnya.

Tidak berhenti di situ, Aribowo juga menerangkan bahwa beberapa kabupaten/kota di Jawa timur mengalami perkembangan.

“Tapi itu inisiatif daerah, tidak ada desain dari provinsi,” terangnya.

Maka, lanjut Aribowo, akan lebih baik jika hal tersebut mendapat dukungan ekstra dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. “Terutama didukung dengan transportasi, akan membuka jalur-jalur pertumbuhan ekonomi,” pesannya.

Masukan untuk Luluk selanjutnya datang dari Ketua Umum PW IPM Jawa Timur, Hengki Pradana. Dalam penuturannya, Hengki menitikberatkan sarannya pada pengembangan SDM dalam konteks pelajar.

“Semoga ketika nanti menjadi pemimpin di Jatim, dapat bersinergi dan menjadi perhatian,” harapnya.

Terakhir, Ketua PWM Jatim Sukadiono juga tidak ketinggalan memberikan saran. Ia menggarisbawahi fenomena yang ia lihat selama menjadi Rektor UM Surabaya, yaitu tidak adanya dana riset dari Pemprov Jatim.

“Perlu ada dana riset dari APBD Jatim,” pesannya. (*)

Penulis Danar Trivasya Fikri Editor Wildan Nanda Rahmatullah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu