Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Keutamaan Membaca Al-Qur’an: Amalan yang Menjadi Syafaat di Hari Kiamat

Iklan Landscape Smamda
Keutamaan Membaca Al-Qur’an: Amalan yang Menjadi Syafaat di Hari Kiamat
Foto: iqraonline.com
Oleh : Ferry Is Mirza Jurnalis Senior dan Aktivis Muhammadiyah
pwmu.co -

Membaca Al-Qur’an bukan sekadar ibadah harian, tetapi bekal penting menuju akhirat. Dalam ajaran Islam, Al-Qur’an disebut akan menjadi syafaat bagi para pembacanya di hari Kiamat.

Namun, di tengah kesibukan dunia, masih banyak yang menunda untuk mendekat kepada kitab suci ini.

Padahal, kesempatan hidup yang ada saat ini bisa jadi adalah waktu terbaik—bahkan satu-satunya—untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat yang kelak menyelamatkan kita.

Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali kita menunda. Al-Qur’an yang tergeletak di rak hanya dibersihkan dari debu, tetapi jarang disentuh untuk dibaca.

Kita lebih sering membuka ponsel berjam-jam, tetapi hanya beberapa menit untuk membaca kalam Allah.

Padahal, bisa jadi satu ayat yang kita baca dengan penuh keikhlasan, kelak menjadi cahaya di alam kubur.

Bayangkan seorang pekerja yang setiap pagi berangkat terburu-buru. Ia sibuk mengejar target dunia, dari rapat ke rapat, dari satu urusan ke urusan lain.

Namun di sela kesibukannya, ia menyempatkan diri membuka Al-Qur’an, walau hanya beberapa ayat.

Mungkin terlihat kecil, tetapi di sisi Allah, itu adalah investasi besar yang tak ternilai. Atau seorang ibu rumah tangga yang lelah mengurus keluarga. Di antara memasak, mencuci, dan mengurus anak, ia meluangkan waktu untuk membaca Al-Qur’an, bahkan mengajarkannya kepada anak-anaknya.

Suara lantunan ayat di rumah itu mungkin sederhana, tetapi ia sedang membangun cahaya yang akan menerangi keluarganya hingga ke akhirat.

Selama hidup, banyak-banyaklah bersyukur karena Allah masih memberikan kesempatan kepada kita untuk beramal shalih.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Di antaranya membaca, menghafal, mengamalkan, dan mengajarkan Al-Qur’an, serta bertaubat dengan sungguh-sungguh.

Karena sejatinya, waktu yang kita miliki sekarang adalah kesempatan yang tidak semua orang dapatkan.

Berapa banyak orang yang dulu berkata, “Nanti saja saya belajar Al-Qur’an kalau sudah tua,” tetapi ternyata ajal datang lebih cepat dari rencana.

Nah, sekali lagi, mumpung masih hidup, mumpung kematian belum datang menghampiri kita, mumpung kesempatan ini masih ada—bersegeralah. Jangan menunda-nunda lagi.
Sebab penyesalan di akhir nanti tidak akan mengubah apa-apa.

“Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan datang memberi syafaat bagi para pembacanya di hari Kiamat.” (HR. Muslim)

Kelak, di hari yang penuh ketakutan itu, ketika manusia sibuk dengan urusannya masing-masing, Al-Qur’an akan hadir membela orang-orang yang dahulu dekat dengannya.
Ia bukan sekadar bacaan, tetapi sahabat setia yang tidak akan meninggalkan kita.

“Bersegeralah kalian kepada ampunan Rabb kalian dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.” (QS. Ali Imran: 133)

Semoga kita termasuk orang-orang yang tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga dicintai oleh Al-Qur’an—hingga kelak ia menggandeng kita menuju surga. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡