Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 13 Universitas Muhammadiyah Gresik melaksanakan program pembuatan peta desa dan peta setiap dusun di Desa Simongagrok sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Program tersebut ditujukan untuk mendukung penyediaan informasi wilayah yang lebih lengkap dan terstruktur guna membantu pemerintah desa dalam kebutuhan administrasi serta perencanaan pembangunan.
Program pembuatan peta ini secara resmi diluncurkan dan diserahkan kepada Kepala Desa dan para Kepala Dusun pada hari Sabtu (28/2/2026), bertepatan dengan kegiatan penutupan KKN Kelompok 13 di Desa Simongagrok. Penyerahan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk koordinasi antara mahasiswa dan pemerintah desa dalam penyusunan sistem informasi wilayah.
Pelaksanaan program ini dilatarbelakangi oleh kondisi peta desa sebelumnya yang masih terbatas dan belum memuat detail batas wilayah dusun maupun fasilitas umum secara menyeluruh. Kondisi tersebut dinilai belum sepenuhnya mendukung kebutuhan administrasi, penyampaian informasi wilayah, serta perencanaan pembangunan desa.
Salah satu perangkat desa menyampaikan, “Selama ini yang mengetahui batas-batas dusun hanya kepala dusun. Kemungkinan besar masyarakat belum banyak yang memahami batas wilayah tersebut, bahkan ada salah satu dusun yang belum tercantum dalam denah peta desa.” Pernyataan tersebut menjadi dasar perlunya pembaruan peta desa.
Melalui program ini, mahasiswa menyusun satu peta desa secara umum serta peta khusus untuk tujuh dusun yang ada di Desa Simongagrok. Peta yang dihasilkan memuat informasi mengenai batas wilayah desa dan dusun, akses jalan utama maupun jalan lingkungan, serta titik fasilitas umum seperti balai desa, sekolah, masjid, dan sarana pendukung lainnya.
Peta tersebut juga dilengkapi dokumentasi foto fasilitas umum di setiap dusun. Penambahan elemen visual ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran kondisi wilayah secara lebih jelas sehingga dapat digunakan sebagai referensi informasi bagi masyarakat maupun pihak luar.
Proses pembuatan peta dilaksanakan secara bertahap. Tahap awal dilakukan melalui observasi untuk mengidentifikasi kebutuhan desa terkait pembaruan peta. Mahasiswa kemudian melakukan survei ke setiap dusun untuk mendata lokasi, menentukan batas wilayah berdasarkan keterangan kepala dusun dan perangkat desa, serta mendokumentasikan fasilitas umum. Data yang terkumpul selanjutnya diolah dan disusun menjadi peta desa dan peta dusun yang lebih lengkap.
Program ini terlaksana melalui kerja sama antara mahasiswa KKN Kelompok 13 dengan Kepala Desa Simongagrok, H. Siswono, beserta perangkat desa, kepala dusun, dan masyarakat setempat. Kerja sama tersebut mendukung proses pengumpulan data hingga tahap pencetakan dan penyerahan peta.
Dengan tersusunnya peta desa dan peta dusun yang baru, pemerintah desa dapat memanfaatkannya untuk pendataan wilayah, penyusunan perencanaan pembangunan, serta penyampaian informasi kepada masyarakat dan pihak terkait. Program ini menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan KKN yang berfokus pada kebutuhan desa dan pemanfaatan data wilayah secara sistematis. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments