PWMU.CO – Kelompok 14 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) mengadakan kegiatan penyuluhan dan pendirian bank sampah.
Adapun kegiatan itu terselenggara di TK Muslimat 45, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi anak-anak usia dini tentang pentingnya pengelolaan sampah anorganik secara mandiri dan bermanfaat.
Dalam kegiatan yang berlangsung pada Sabtu tersebut, mahasiswa KKN memberikan penjelasan sederhana dan menarik. Khususnya mengenai cara memilah sampah anorganik seperti plastik, kertas, dan kaleng,
Hal ini agar sampah tersebut dapat terkumpulkan dan terjual kembali. Melalui pendekatan yang interaktif, harapannya anak-anak dapat membangun kebiasaan peduli lingkungan sejak dini.
Selain penyuluhan, kelompok mahasiswa juga membantu pendirian bank sampah di lingkungan TK Muslimat 45.
Bank sampah ini akan menjadi sarana bagi anak-anak dan warga sekitar untuk mengumpulkan sampah anorganik secara terorganisir.
Sampah yang terkumpul nantinya akan dijual kepada pihak yang mengolah sampah, sehingga memberikan nilai ekonomi sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.
Ketua KKN Kelompok 14, Muhammad Zidane, menyampaikan harapannya agar program ini dapat berkelanjutan. Serta menjadi contoh bagi masyarakat Desa Pesanggrahan dalam menerapkan pengelolaan sampah yang lebih baik.
“Dengan memulai sejak usia dini, kami yakin anak-anak bisa menjadi agen perubahan lingkungan yang peduli dan bertanggung jawab” ujarnya.
Kegiatan penyuluhan dan pendirian bank sampah ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan orang tua siswa. Mereka menyambut baik upaya mahasiswa UMSurabaya dalam memberdayakan masyarakat lokal untuk lebih peduli terhadap lingkungan hidup.
Melalui program seperti ini, harapannya kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah akan terus meningkat, khususnya di tingkat pendidikan dasar. Sehingga dapat mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat di Kabupaten Mojokerto.






0 Tanggapan
Empty Comments