Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 06 Program Studi Manajemen, Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), melaksanakan program kerja bertajuk “Digitalisasi Marketing UMKM” pada Senin (26/1/2026) di Dusun Dawarblandong, Desa Dawarblandong, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.
Program tersebut ditujukan untuk mendampingi UMKM “Teh Bunga” milik Saudari Nadin melalui penerapan digitalisasi pemasaran agar usaha lebih siap menghadapi perkembangan pola bisnis berbasis teknologi.
Analisis Situasi dan Potensi UMKM
Program ini disusun berdasarkan hasil observasi lapangan yang dilakukan tim KKN UMG. Kedai “Teh Bunga” dinilai memiliki potensi karena berada di lokasi yang mudah diakses dan dilalui masyarakat. Namun, terdapat dua kendala yang dihadapi dalam pengembangan usaha.
Pertama, sistem transaksi masih dilakukan secara tunai sehingga berpotensi membatasi pilihan pembayaran bagi konsumen yang terbiasa menggunakan dompet digital (cashless). Kedua, promosi usaha belum memanfaatkan media sosial secara optimal. Selain itu, identitas visual kedai dinilai belum cukup menonjol sehingga jangkauan pasar masih terbatas pada konsumen yang melintas di sekitar lokasi.
Langkah Strategis Pendampingan
Menindaklanjuti temuan tersebut, mahasiswa KKN UMG melaksanakan tiga langkah pendampingan. Pertama, integrasi sistem pembayaran non-tunai (QRIS). Tim memberikan penjelasan mengenai penggunaan transaksi digital serta mendampingi proses pendaftaran dan aktivasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) melalui aplikasi DANA.
Penerapan QRIS memudahkan proses pembayaran, meminimalkan kendala uang kembalian, serta membantu pencatatan riwayat transaksi secara otomatis. Kedua, pembaruan visual banner (redesign banner). Mahasiswa merancang ulang banner kedai agar informasi produk lebih jelas dan tampilan usaha lebih mudah dikenali oleh masyarakat yang melintas.
Ketiga, ekspansi pemasaran melalui media sosial. Untuk memperluas jangkauan pemasaran, mahasiswa memfasilitasi pembuatan akun bisnis pada platform Instagram dan TikTok. Langkah ini dilakukan untuk memperkenalkan produk kepada konsumen yang lebih luas, khususnya pengguna media sosial.
Hasil dan Evaluasi Program
Pelaksanaan program pendampingan ini mendapat tanggapan positif dari pemilik usaha. Saudari Nadin menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan mahasiswa KKN Manajemen UMG. Ia menyatakan bahwa proses yang sebelumnya dianggap rumit dapat diterapkan dengan lebih mudah melalui pendampingan tersebut.
Melalui kegiatan ini, UMKM “Teh Bunga” diharapkan dapat memanfaatkan teknologi digital secara berkelanjutan serta menjadi contoh bagi pelaku usaha mikro lainnya di Desa Dawarblandong dalam mengembangkan usaha berbasis digital. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments