Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

KKN UMG Kelompok 25 Lakukan Penyukuhan dan Praktik Pembuatan Puding Kelor Bergizi

Iklan Landscape Smamda
KKN UMG Kelompok 25 Lakukan Penyukuhan dan Praktik Pembuatan Puding Kelor Bergizi
pwmu.co -
Penyuluhan pembuatan puding kelor oleh mahasiswa KKN UMG. (Istimewa/PWMU.CO)
Penyuluhan pembuatan puding kelor oleh mahasiswa KKN UMG. (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Kelompok 25 telah melaksanakan penyuluhan dan praktik pembuatan puding kelor sebagai camilan bergizi, sehat, dan alami di Desa Wonorejo, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (31/7/2025) ini disambut dengan antusias oleh masyarakat setempat, terutama oleh ibu-ibu dari Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan daun kelor sebagai bahan pangan yang kaya nutrisi dan dapat diolah menjadi camilan sehat. Daun kelor dikenal memiliki kandungan vitamin A, B2, B6, vitamin C, kalsium, zat besi, magnesium, serta antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan. Namun, pemanfaatan daun kelor selama ini masih terbatas sebagai sayuran pendamping. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN memperkenalkan inovasi kuliner berupa puding kelor yang tidak hanya lezat tetapi juga mudah dibuat di rumah.

Penyuluhan diadakan di Balai Desa Wonorejo dan dihadiri oleh puluhan warga yang antusias untuk belajar, terutama ibu-ibu PKK. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN tidak hanya menyampaikan informasi tentang manfaat gizi daun kelor, tetapi juga memandu langsung proses pembuatan puding kelor, mulai dari pemilihan daun kelor, pengolahan, pencampuran bahan, hingga perebusan dan penyajian. Resep yang diajarkan dirancang sederhana dengan bahan-bahan yang mudah diakses oleh masyarakat, sehingga dapat langsung dipraktikkan di rumah.

Anggota KKN Kelompok 25 menyatakan bahwa pemanfaatan daun kelor dalam bentuk puding ini tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pola makan sehat, tetapi juga membuka peluang usaha rumahan yang menjanjikan.

“Kami ingin memberikan solusi makanan sehat berbahan lokal yang mudah diolah, terjangkau, dan dapat menjadi tambahan pendapatan keluarga jika dijual,” ungkap mereka.

Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Ketua PKK Desa Wonorejo menyampaikan rasa senangnya karena mendapatkan ilmu baru yang bermanfaat.

“Kegiatan ini sangat membantu kami dalam memanfaatkan bahan alam menjadi camilan yang sehat. Selain menambah pengetahuan tentang manfaat kelor, kami juga mendapatkan ide untuk usaha rumahan. Puding kelor ini ternyata enak dan pastinya menyehatkan,” ujarnya.

Mahasiswa KKN berharap melalui kegiatan ini, masyarakat semakin menyadari pentingnya memanfaatkan potensi lokal, khususnya daun kelor yang melimpah di desa. Inovasi sederhana seperti puding kelor dapat menjadi langkah untuk mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan di tingkat desa. Kegiatan ini ditutup dengan sesi mencicipi puding kelor yang telah dibuat bersama, disertai diskusi ringan tentang tips penyimpanan dan variasi rasa puding yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Kelompok 25 Universitas Muhammadiyah Gresik berhasil menghadirkan inovasi yang menggabungkan edukasi gizi, kreativitas kuliner, dan pemberdayaan masyarakat. Semangat kebersamaan yang terjalin antara mahasiswa dan warga Desa Wonorejo diharapkan dapat terus berlanjut, menciptakan kegiatan-kegiatan positif lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat. (*)

Penulis Hana Natasya Putri Editor Amanat Solikah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu