Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) menggelar kegiatan sosialisasi bertema Stop Bullying sebagai upaya memberikan pemahaman kepada anak-anak agar tidak takut menghadapi perundungan serta tidak menjadi pelaku bullying. Kegiatan tersebut dilaksanakan di dua lembaga pendidikan, yakni SDN Suru dan MI Hasyim Asy’ari.
Sosialisasi di SDN Suru dilaksanakan pada (29/2/2026) dan diikuti oleh 34 siswa yang terdiri atas siswa kelas 4, 5, dan 6. Sementara itu, kegiatan sosialisasi di MI Hasyim Asy’ari dilaksanakan pada (2/2/2026) dengan jumlah peserta sebanyak 134 siswa. Kegiatan di MI Hasyim Asy’ari dibagi ke dalam dua sesi, yakni sesi pertama untuk siswa kelas 1, 2, dan 3, serta sesi kedua untuk siswa kelas 4, 5, dan 6.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN UMG menggunakan beberapa metode penyampaian materi, di antaranya presentasi, sesi tanya jawab, serta kegiatan ice breaking. Kegiatan ice breaking dilakukan dengan mengajak siswa bernyanyi disertai gerakan sederhana agar suasana kegiatan tetap kondusif dan peserta tidak merasa bosan selama mengikuti sosialisasi.
Materi yang disampaikan menjelaskan pengertian bullying sebagai perilaku menyakiti orang lain secara sengaja dan berulang, baik melalui kontak fisik, verbal, nonverbal, maupun melalui media sosial. Mahasiswa KKN juga memaparkan bahwa bullying dapat terjadi akibat berbagai faktor, seperti lingkungan keluarga, sekolah, lingkungan sosial, serta pengaruh media sosial.

Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai contoh-contoh perilaku bullying yang kerap terjadi di lingkungan sekolah, seperti mengejek, mengucilkan, mengancam, maupun menyakiti secara fisik. Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa perilaku tersebut tidak dibenarkan dan dapat berdampak buruk bagi korban maupun pelaku.
“Bullying dapat berdampak buruk bagi fisik dan psikologis anak. Oleh karena itu, edukasi sejak dini menjadi langkah untuk mencegah terjadinya perundungan di lingkungan sekolah. Atas dasar tersebut, Kelompok 15 KKN UMG mengadakan sosialisasi bagi anak-anak di sekolah,” ujar Isma, salah satu mahasiswa KKN UMG.
Kegiatan sosialisasi ini juga mendapatkan tanggapan dari pihak sekolah.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan sosialisasi ini. Khususnya siswa kelas 4, 5, dan 6, berada pada usia yang aktif dan sering kali belum memahami batasan dalam berperilaku. Melalui sosialisasi bullying ini, mereka menjadi lebih memahami mana perilaku yang boleh dan tidak boleh dilakukan serta bagaimana bersikap dengan semestinya kepada teman,” ujar Titik Jayanti.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UMG berharap siswa memiliki pemahaman yang lebih baik terkait perilaku bullying serta berani menyampaikan kepada guru atau pihak sekolah apabila mengalami atau menyaksikan perundungan. Sosialisasi ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments