Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

KLL RSA Bojonegoro Perkuat Sinergi Filantropi dalam Rakerda 2026

Iklan Landscape Smamda
KLL RSA Bojonegoro Perkuat Sinergi Filantropi dalam Rakerda 2026
KLL RSA Bojonegoro Perkuat Sinergi Filantropi dalam Rakerda 2026. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026 pada Sabtu (24/1/2026).

Kegiatan ini berlangsung di Kampus 2 SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro, Sumodikaran, dan diikuti seluruh Kantor Layanan Lazismu (KLL) se-Kabupaten Bojonegoro, termasuk KLL Lazismu Rumah Sakit Aisyiyah (RSA) Bojonegoro.

Rakerda 2026 mengusung tema “Optimalisasi Filantropi untuk Penguatan Tata Kelola Lazismu Bojonegoro dan Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)”. Tema tersebut menegaskan komitmen Lazismu Bojonegoro dalam memperkuat peran filantropi Islam untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro, para Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) yang memiliki KLL, serta pengurus Lazismu se-Kabupaten Bojonegoro.

Kantor Layanan Lazismu RSA Bojonegoro turut aktif mengikuti seluruh rangkaian Rakerda, mulai dari pemaparan evaluasi kinerja hingga penyusunan target dan strategi penghimpunan dana ZIS tahun 2026.

Ketua Lazismu Bojonegoro, Drs. Rofi’i, M.Pd.I., menyampaikan bahwa pelibatan seluruh KLL, termasuk KLL berbasis Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) seperti rumah sakit, merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi persyarikatan.

“Keterlibatan KLL di lingkungan AUM, seperti rumah sakit, sangat penting karena memiliki potensi besar dalam mendukung penghimpunan dan penyaluran ZIS yang berkelanjutan,” ujarnya.

Rakerda secara resmi dibuka oleh Ketua PDM Bojonegoro, Drs. H. Suwito, M.Si. Ia menegaskan bahwa Lazismu telah menjadi pilar penting dalam menjawab berbagai persoalan sosial melalui gerakan filantropi dan pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, pengelolaan dana persyarikatan, termasuk yang bersumber dari AUM, telah banyak dipercayakan kepada Lazismu sebagai bagian dari ibadah maaliyah.

Dalam konteks tersebut, KLL Lazismu RSA Bojonegoro dinilai memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan layanan kesehatan dengan gerakan filantropi.

“Melalui keberadaan KLL di lingkungan rumah sakit, kesadaran berzakat, berinfak, dan bersedekah dapat tumbuh seiring dengan layanan kesehatan yang humanis dan Islami,” tambahnya.

Pada Rakerda ini juga disampaikan capaian kinerja Lazismu Bojonegoro tahun 2025 dengan total penghimpunan dan penyaluran dana ZIS sebesar Rp10,4 miliar. Capaian tersebut melampaui target Rakerwil Lazismu Jawa Timur sebesar Rp7 miliar. Salah satu kontribusi signifikan berasal dari KLL Lazismu RSA Bojonegoro yang meraih penghargaan Kategori Penghimpunan Terbanyak dalam Lazismu Bojonegoro Award 2025.

Penghargaan tersebut menjadi bukti peran aktif KLL Lazismu RSA Bojonegoro sekaligus meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan ZIS di lingkungan Rumah Sakit ’Aisyiyah.

Rakerda kemudian dilanjutkan dengan rapat pleno bersama Ketua PCM dan KLL yang dipimpin Wakil Ketua PDM Bojonegoro sekaligus Koordinator Bidang Lazismu, LPCR PM, dan MLH, Drs. H. Khudlori, M.Si. Ia menekankan pentingnya berpikir sistemik serta memperkuat sinergi seluruh KLL guna mencapai target penghimpunan tahun 2026 sebesar Rp12 miliar.

Rakerda 2026 ditutup dengan pembacaan dan penandatanganan komitmen target kinerja KLL Lazismu se-Kabupaten Bojonegoro. Komitmen tersebut menjadi penegasan kesungguhan seluruh KLL, termasuk KLL Lazismu RSA Bojonegoro, dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan berdampak luas bagi umat.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu