Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

KM3 Youth Empowerment Camp 2026 Bahas Pondasi dan Modernisasi Dakwah Era Digital

Iklan Landscape Smamda
KM3 Youth Empowerment Camp 2026 Bahas Pondasi dan Modernisasi Dakwah Era Digital
KM3 Youth Empowerment Camp 2026 Bahas Pondasi dan Modernisasi Dakwah Era Digital. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Suasana syahdu menyelimuti Bernah de Vallei Camping Ground, Pacet–Mojokerto, saat Kader Mubaligh Muda Muhammadiyah (KM3) SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik menggelar KM3 Youth Empowerment Camp 2026 pada (29–30/1/2026).

Di tengah rintik hujan yang turun perlahan, para peserta mengikuti Materi 3 bertajuk “Pondasi dan Modernisasi Dakwah di Era Digital dengan penuh kekhusyukan dan perenungan”.

Materi tersebut disampaikan oleh Nur Furqon Nasrullah, Lc., Ketua Majelis Tarjih Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Mojokerto. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa dakwah merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan kesadaran ilmu, keikhlasan niat, serta kemampuan membaca tantangan zaman.

“Dakwah bukan sekadar menyampaikan, tetapi mengajak dengan ilmu, akhlak, dan keteladanan. Da’i adalah penerus tugas para nabi,” tuturnya.

Ia mengajak peserta merefleksikan sejarah masuknya kesyirikan di Mekah sebagai pelajaran bahwa umat dapat tersesat akibat ketidaktahuan, lemahnya literasi, dan sikap mudah terpengaruh. Dalam konteks Muhammadiyah, dakwah dimaknai sebagai pengamalan Islam berkemajuan yang diwujudkan melalui tindakan nyata dan berdampak bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Nur Furqon Nasrullah memaparkan empat pondasi utama dakwah, yakni keikhlasan niat, kekuatan akidah, keluasan ilmu pengetahuan, serta akhlak dan budi pekerti. Menurutnya, keempat aspek tersebut menjadi bekal penting bagi kader dakwah di tengah derasnya arus digital.

“Dakwah di era digital menuntut kreativitas, tetapi tetap harus berlandaskan ilmu dan etika. Jangan sampai mengejar popularitas namun kehilangan nilai,” tegasnya.

Hujan rintik yang mengiringi penyampaian materi justru menambah suasana reflektif. Keheningan alam membuat peserta larut dalam pemikiran tentang tantangan dakwah digital, mulai dari banjir informasi hingga potensi konflik di media sosial. Pemateri menekankan pentingnya menjaga persatuan umat, validitas referensi, serta niat yang ikhlas dalam setiap aktivitas dakwah digital.

Materi ini meninggalkan kesan mendalam bagi peserta. Salah satu peserta, Athfal Yaris, mengungkapkan bahwa sesi tersebut memberikan pengalaman spiritual dan intelektual yang kuat.

“Materi ini membuka wawasan saya tentang dakwah di era digital. Dakwah harus dimulai dari diri sendiri, dengan niat yang lurus dan akhlak yang baik. Suasana hujan membuat penyampaian materi terasa lebih menyentuh,” ujarnya.

Materi Pondasi dan Modernisasi Dakwah di Era Digital menjadi penguat spiritual dan ideologis dalam rangkaian KM3 Youth Empowerment Camp 2026. Melalui kegiatan ini, diharapkan kader KM3 SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik tumbuh menjadi da’i muda yang berilmu, berakhlak, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta konsisten membawa nilai amar ma’ruf nahi munkar dalam kehidupan sehari-hari.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu