Suasana Tunas Athfal Camp 2025 Kwartir Cabang (Kwarcab) Hizbul Wathan (HW) Laren memanas sejak pagi ketika berbagai wahana giat tangkas dibuka, Kamis (11/12/2025). Di antara seluruh rintangan yang disiapkan panitia, Kolam Racun menjadi wahana paling ramai dan tak pernah sepi peserta.
Tahun ini panitia menghadirkan konsep baru: peserta harus memindahkan kardus satu per satu ke depan secara bergantian hingga mencapai garis finis, tanpa menyentuh tanah atau “racun” air di bawah mereka. Tantangan sederhana tetapi menuntut strategi ini berhasil mencuri perhatian.
Kolam Racun dibatasi tali rafia berwarna-warni yang memudahkan peserta mengenali area permainan. Di dalamnya terdapat “zona racun” berupa permukaan tanah yang dianggap berbahaya sehingga peserta hanya boleh berpindah dengan menggunakan kardus sebagai pijakan.
Anak-anak harus bekerja sama, menjaga keseimbangan, dan menentukan kardus mana yang harus dipindah terlebih dahulu. Keseruan memuncak ketika beberapa peserta hampir kehilangan keseimbangan, memancing tawa dan sorakan teman-temannya.
Ketua Panitia Giat Tangkas Camp 2025, Ali Jihad, mengapresiasi antusiasme peserta dalam wahana yang tampak sederhana namun sarat makna tersebut.
“Kolam Racun ini kami buat sederhana, tetapi sangat efektif untuk melatih kolaborasi dan strategi. Anak-anak belajar berpikir cepat, bekerja sama, dan tetap ceria meski menemui kesulitan,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Wahana Kolam Racun, Erna Nur Maslaha, menegaskan bahwa tujuan utama permainan adalah memberikan pengalaman yang menyenangkan dan aman.
“Dengan memindahkan kardus satu per satu, anak-anak belajar bahwa setiap langkah harus dipikirkan. Mereka bebas jatuh, tertawa, dan mencoba lagi. Yang penting semua berlangsung aman dan penuh kegembiraan,” jelasnya.
Pembina Qobilah TK Aba Bulubrangsi, Anis Idawati, yang mendampingi peserta juga kagum dengan semangat anak-anak.
“Mereka kompak, saling membantu, dan saling memberi semangat. Ada yang jatuh, ada yang bingung memindah kardus, tetapi tidak ada yang menyerah. Itu nilai penting yang ingin kami tanamkan,” tuturnya.
Hingga menjelang siang, Kolam Racun terus dipenuhi peserta yang ingin mencoba tantangan memindah kardus hingga garis finis. Beberapa kelompok bahkan meminta kesempatan kedua karena belum puas dengan percobaan pertama. Sorak gembira, tawa lepas, dan semangat pantang menyerah membuat area ini menjadi titik paling meriah di seluruh camp.
Dengan konsep sederhana, aman, dan edukatif, Kolam Racun kembali membuktikan diri sebagai wahana paling seru di Camp HW Laren 2025. Tahun ini, wahana tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan strategi, kerja tim, dan keberanian kepada seluruh Tunas Atfal yang berpartisipasi.






0 Tanggapan
Empty Comments