Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Konsep Camping di Outing Class SMA Muhammadiyah 3 Jetis Kembalikan Jati Diri Pelajar

Iklan Landscape Smamda
Konsep Camping di Outing Class SMA Muhammadiyah 3 Jetis Kembalikan Jati Diri Pelajar
Suasana kegiatan outing class siswa-siswi SMA Muhammadiyah 3 Jetis di Pantai Pancer Door Pacitan. (Miftahul Rahman/PWMU.CO)
pwmu.co -

SMA Muhammadiyah 3 Jetis Ponorogo sukses melaksanakan kegiatan outing class dengan konsep camping di Pantai Pancer Door Kabupaten Pacitan pada Rabu-Kamis (20–21/2025). Kegiatan ini diikuti siswa dari semua jenjang dengan penuh semangat.

Outing class ini bertujuan menumbuhkan kembali kesadaran peserta didik mengenai hak dan tanggung jawab mereka sebagai pelajar. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan, menumbuhkan kekeluargaan, dan menghidupkan semangat belajar di luar ruang kelas.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan lebih banyak diarahkan pada aktivitas lapangan yang berorientasi pada pengalaman nyata. Agenda utama yang dilaksanakan meliputi camping ground, aktivitas kelompok, dan renungan malam.

Camping ground menjadi momen awal kebersamaan, di mana siswa membangun tenda, mengatur peralatan, hingga menyiapkan kebutuhan bersama. Dari sini, nilai kemandirian, tanggung jawab, serta kerjasama mulai terbentuk.

Aktivitas kelompok diisi dengan permainan edukatif, kerja sama tim, serta berbagai kegiatan lapangan yang menekankan kolaborasi dan kepemimpinan. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk saling memahami, bekerja sama, dan mengutamakan semangat kekeluargaan.

Puncaknya, kegiatan ditutup dengan renungan malam. Dalam suasana hening di tepi pantai, siswa diajak merenungkan kembali peran mereka sebagai pelajar. Mereka menyadari bahwa selain memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan, juga ada tanggung jawab moral untuk belajar sungguh-sungguh, menghormati guru, dan berperan aktif dalam semua kegiatan sekolah.

Renungan malam ini menjadi bagian dari pembelajaran berkesadaran, yang membuat setiap siswa menginternalisasi nilai-nilai yang dipelajari secara mendalam.

Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Eko Wahyudi SE selaku pelaksana kegiatan, menegaskan bahwa outing class ini bukan sekadar rekreasi.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Kegiatan ini kami desain sebagai momentum untuk mengembalikan jati diri seorang pelajar. Mereka harus memahami hak dan kewajibannya, belajar memaknai dirinya sebagai pelajar yang berkesadaran, menemukan makna dari setiap proses yang dijalani, sekaligus merasakan kebahagiaan bersama. Nilai kebersamaan dan kekeluargaan kami tekankan agar siswa merasa menjadi satu keluarga besar,” ungkapnya.

Salah satu peserta didik, Anis Saputri menyampaikan kesannya usai mengikuti kegiatan. “Kegiatan ini sangat menyenangkan, menyadarkan saya kembali tentang hak dan kewajiban sebagai siswa. Saya juga merasa lebih dekat dengan teman-teman, seperti keluarga sendiri. Semoga kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan secara rutin,” ujarnya penuh semangat.

Kesan senada juga disampaikan oleh Titien Suhermini, yang merasa pengalaman ini sangat berkesan. “Outing class ini memberikan pengalaman berbeda. Saya belajar arti kerja sama, rasa tanggung jawab, dan bagaimana saling mendukung antar teman. Renungan malam membuat saya lebih memahami bagaimana seharusnya saya menjadi pelajar yang sesungguhnya, yang sadar akan hak dan kewajiban sebagai seorang pelajar. Kegiatan ini benar-benar membangkitkan semangat baru,” ungkapnya.

Dengan terlaksananya outing class ini, SMA Muhammadiyah 3 Jetis Ponorogo menegaskan komitmennya bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata di alam terbuka.

Melalui camping ground, aktivitas kelompok, dan renungan malam, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga menghayati nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi bekal penting dalam perjalanan pendidikan dan masa depan mereka.(*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu