
Konsolidasi Dakwah Muhammadiyah Lamongan: Agar Tak Ada Lagi Kesenjangan Utara-Selatan ; Liputan Mohamad Su’ud, lontributor PWMU.CO Lamongan.
PWMU.CO – Gerakan dakwah Islam yang dilakukan Muhammadiyah di Lamongan penyebarannya belum merata. Ada jurang yang sangat jauh antara Muhammadiyah di utaradan selatan.
Demikian Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan Masroin Assafani MA mengatalan dalam acara Konsolidasi Dakwah, di Gedung Dakwah PDM Lamongan, Ahad (6/11/2022).
“Agenda kita yang utama adalah membedah dan mendengarkan paparan dari empatPimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) yaitu Sambeng, Bluluk, Sukorame, dan Ngimbang,” jelas pria yang juga Wakil Ketua PCM Laren ini.
Menurut Masro’in, Majelis Tabligh PDM Lamongan sengaja menghadirkan 100 penggerak dakwah dari unsur Majelis Tabligh se-Kabupaten Lamongan, untuk mendengarkan paparan peta dakwah dari Ketua Majelis Tabligh PCM di empat kecamatan tesebut, untuk dicarikan penyelesaian.
“Kita tidak boleh diam dengan kondisi Muhammadiyah di empat cabang tersebut, mereka membutuhkan support tenaga, fikiran, dan dana. Kita akan merancang aksi apa dan strategi bagaimana terhadap permasalahan dakwah di wilayah ini,” tandas pria asal Desa Sapan,Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan ini.
Doa KH Ahmad Dahlan
Untuk memperkuat solidaritas para penggerak dakwah yang diundang, Masro’in mengutip doa KH Ahmad Dahlan yang dimuat buku Muhammadiyah adalah Organisasi Dakwah Islamiyah: “Allahumma ya Allah, jadikanlah mereka yang masuk Muhammadyah, menjadi Muslim/Muslimat yang berani dan ikhlas mengorbankan harta, tenaga, dan pikirannya untuk tegaknya Agama Islam yang berdasar al-Qur’an dan al-Hadits ini.”
Sementara itu, dalam sesi sharing seusai paparan peta dakwah empat PCM, berbagai respon dan tanggapan berasal dari cabang lain yang hadir. Ketua PCM Brondong Mat Iskanmemohon agar konsolidasi tidak berhenti di sini, tapi perlu merumuskan secara konkret dan berkesinambunga.
“Perlu membuat blueprint sebagai acuan melangkah. Selanjutnya mengkomunikasikan kepada pihak-pihak terkait untuk diambil langkah kongkrit. Kami siap diberi peran apapun itu,” papar pria asal Desa Sendangharjo, Kecamatan Brondong ini.
Begitu juga dengan PCM lain, berjanji untuk membantu sekuat tenaga agar penyebaran Muhammadiyah di Lamongan merata.
Konsolidasi Dakwah mengambil tema Mengokohkan Barisan dan Memperkuat Gerakan Dakwah ini berlangsung sampai jam 15.00. Sebelum kembali ke tempat masing-masing peserta melaksanakan shalat Ashar berjamaah di mushala Gedung Dakwah PDM Lamongan. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni





0 Tanggapan
Empty Comments