Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kreativitas, Edukasi, dan Digitalisasi: Kiprah Mahasiswa KKN UMM Tahun 2026 di Kampung Warna-Warni Jodipan

Iklan Landscape Smamda
Kreativitas, Edukasi, dan Digitalisasi: Kiprah Mahasiswa KKN UMM Tahun 2026 di Kampung Warna-Warni Jodipan
Foto bersama dengan dosen pembimbing lapangan, pendamping lapangan dan warga kampung warna warni jodipan. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kelompok 13 yang menjalankan pengabdian selama satu bulan di Kampung Warna-Warni Jodipan, Kota Malang, berhasil merealisasikan sejumlah program kerja yang berfokus pada pengembangan lingkungan, ekonomi kreatif, pendidikan, digitalisasi, dan keagamaan. Seluruh program dirancang sebagai bentuk kontribusi nyata untuk mendukung potensi Kampung Warna-Warni Jodipan (KWJ) sebagai desa wisata.

Salah satu program lingkungan yang dihadirkan adalah Trash to Art, yaitu kegiatan pengecatan tong sampah dengan desain warna-warni. Program ini tidak hanya memperindah tampilan lingkungan, tetapi juga bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan. Tong sampah yang sebelumnya tampak biasa kini menjadi lebih menarik dan selaras dengan identitas visual KWJ sebagai destinasi wisata.

Potensi Wisata

Di bidang ekonomi kreatif, mahasiswa KKN mengembangkan program Desa Wirausaha melalui dua produk inovatif: Sparkling Jodipan dan Jodipan Clay. Sparkling Jodipan merupakan minuman segar berbahan campuran jelly, soda, Yakult, dan sirup yang berpotensi menjadi produk minuman khas bagi wisatawan. Sementara itu, Jodipan Clay merupakan kerajinan berbahan dasar clay yang dirancang sebagai souvenir khas KWJ.

Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperkenalkan produk, tetapi juga memberikan contoh desain, konsep, dan kemasan menarik agar memiliki nilai jual lebih tinggi. Inovasi tersebut diharapkan membuka peluang usaha baru yang dapat dikembangkan masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan.

Pada bidang keagamaan, mahasiswa menyelenggarakan Gebyar Lomba Islami bagi anak-anak usia 5 hingga 15 tahun. Kegiatan ini meliputi lomba adzan, tahfidz, dan da’i cilik. Selain memeriahkan bulan Ramadhan, program ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi keislaman dan memperkuat nilai-nilai spiritual sejak dini.

Mendukung transformasi desa wisata berbasis teknologi, mahasiswa juga merancang program Warna Digital Jodipan (WDJ) melalui pengembangan website sebagai sarana informasi dan promosi. Website ini memuat profil kampung, potensi wisata, serta cerita di balik setiap spot foto yang menjadi daya tarik utama.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Adaptif Teknologi dan Komunikasi

Fitur unggulannya adalah denah lokasi digital interaktif yang memudahkan wisatawan menavigasi area kampung dengan lorong dan titik foto yang tersebar. Dengan adanya peta digital ini, pengunjung dapat merencanakan rute kunjungan secara lebih efektif tanpa khawatir melewatkan spot terbaik. Program digitalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengalaman wisata sekaligus memperkuat posisi KWJ sebagai desa wisata yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Selain itu, mahasiswa juga melaksanakan program Speak In Color, yaitu pembelajaran bahasa Inggris dasar bagi anak-anak dan orang dewasa. Fokus program ini adalah kemampuan percakapan sehari-hari yang dapat digunakan saat berinteraksi dengan wisatawan mancanegara. Diharapkan, masyarakat memiliki rasa percaya diri dan kemampuan komunikasi yang lebih baik dalam mendukung aktivitas pariwisata di KWJ.

Melalui seluruh rangkaian program tersebut, mahasiswa KKN UMM Kelompok 13 berharap dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat. Program yang dihadirkan tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi kreatif, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta percepatan transformasi digital desa wisata.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan potensi lokal Kampung Warna-Warni Jodipan sebagai desa wisata yang kreatif, berdaya saing, dan berkelanjutan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu