Sebanyak 16 Ksatria Cilik dari MI Muhammadiyah 18 Sumberrejo Bojonegoro resmi terpilih untuk menjadi duta madrasah dalam ajang akbar SILATNAS Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan 2025.
Kegiatan berskala nasional ini akan berlangsung di kawasan Kaliurang, Sleman, Yogyakarta pada 19–21 Desember 2025 dan diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Keikutsertaan para siswa ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah, sekaligus menjadi bukti nyata perkembangan kegiatan kepanduan di MIM 18 Sumberrejo.
Pembekalan oleh Kwarda HW Bojonegoro
Sebelum pemberangkatan menuju Yogyakarta, seluruh peserta mengikuti pembekalan resmi yang terselenggara oleh Kwarda Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Bojonegoro pada Kamis (11/12/2025).
Kegiatan ini berlokasi di Padepokan Tapak Suci Sumuragung. Di sana, para peserta mendapatkan berbagai materi penting yang berkaitan dengan kedisiplinan, kesiapan fisik, ketangguhan mental, dan nilai-nilai dasar kepanduan Hizbul Wathan.
Antusiasme para siswa terlihat sejak awal kegiatan, mulai dari sesi pembinaan hingga praktik lapangan yang dipandu langsung oleh instruktur berpengalaman.
Selain materi karakter, para Ksatria Cilik juga mendapatkan pembekalan teknis mengenai agenda yang akan mereka jalani selama SILATNAS.
Hal ini mencakup pengenalan medan kegiatan, tata tertib peserta, manajemen waktu, serta strategi untuk menjaga kekompakan dan kerja sama tim.
Pembekalan menyeluruh ini harapannya mampu meningkatkan kesiapan peserta sehingga dapat mengikuti seluruh rangkaian SILATNAS dengan percaya diri.
Apresiasi Kepala MIM 18 Sumberrejo
Kepala MIM 18 Sumberrejo menyampaikan apresiasi mendalam kepada para siswa terpilih beserta para pembina yang telah bekerja keras mempersiapkan mereka.
Menurutnya, kesempatan mengikuti SILATNAS bukan hanya soal prestasi. Tetapi juga wadah untuk mengasah kepemimpinan, membangun karakter, dan memperluas wawasan kebangsaan.
Ia berharap para peserta mampu menunjukkan sikap terpuji, menjaga nama baik madrasah, dan membawa pulang pengalaman berharga.
SILATNAS Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan 2025 sendiri menjadi momentum strategis untuk memperkuat ukhuwah, meneguhkan komitmen kepanduan. Serta mencetak generasi muda Muhammadiyah yang tangguh dan berdaya saing.
Dengan bekal disiplin, keberanian, dan semangat pantang menyerah, enam belas Ksatria Cilik MIM 18 Sumberrejo siap tampil maksimal dan mengharumkan nama Bojonegoro di panggung nasional.
Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan memberi manfaat seluas-luasnya bagi para peserta.






0 Tanggapan
Empty Comments