Konsentrasi Keahlian Kuliner SMK Muhammadiyah 2 (SMK Muda) Genteng menggelar Pelatihan Kreasi Mocktail Nusantara, Senin (02/02/2026).
Kegiatan ini merupakan program strategis Jurusan Kuliner SMK Muda Genteng untuk mewadahi para siswa SMP yang memiliki bakat dan minat. Serta ingin meningkatkan kompetensinya dalam bidang perkulineran.
Pelatihan berlangsung di Laboratorium Kuliner SMK Muda Genteng yang berlokasi di Jalan Hasanudin Nomor 103. Pukul 8.00 WIB acara dimulai. Peserta pelatihan ini terdiri siswa SMP/MTs, baik negeri maupun swasta se-Kabupaten Banyuwangi.
Pesan Kepala SMK Muda
Acara pelatihan terbuka oleh Kepala SMK Muda Genteng, Tamyis Rosidi MPd yang sekaligus memberikan sambutan untuk memotivasi peserta agar mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh. Pasalnya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal di masa depan.
“Nanti, akan ada penilaian dari dewan juri untuk menentukan siapa peserta terbaik dalam pelatihan ini. Pemenangnya akan mendapatkan piala dan hadiah” ujarnya.
Wakil Kesiswaan, Mohammad Wahid MPd. menyampaikan jumlah kepesertaan dalam latihan ini.
“Awalnya, jumlah peserta dibatasi 40 siswa, namun karena banyaknya animo yang mau mengikuti pelatihan, maka jumlah peserta mencapai 57 siswa” ujarnya.
Sementara itu Ketua Konsentrasi Keahlian Kuliner, Manda Dewi SPd memberikan breafing kepada peserta sebelum memulai pelatihan.
“Saya minta ini dikerjakan dengan penuh semangat. Jadikan ini pengalaman terbaik!” pintanya.
Ia menjelaskan bahwa dalam pelatihan ini, peserta diminta untuk mengkreasikan minuman dingin non alkohol. Setiap peserta diberikan waktu penyajian selama 10 menit. Ada empat kriteria penilaian, yakni rasa, kreativitas, penampilan dan kebersihan.
Ragam Bahan
Siswa Kuliner yang menjadi panitia, Aisa Bela Asari menjelaskan alat dan bahan yang digunakan untuk membuat minuman dalam pelatihan tersebut.
Antara lain daun mint, jus jambu, jus jeruk, mango syrup, lychee syrup, blueberry, lemon, jeruk nipis, yakult, syrup bunga telang, selasih, simple syrup, apple syrup, air soda, dan sprite.
Pelatihan ini berlangsung dengan seru dan lancar. Setelah mengikuti pelatihan, David Fajar Setiawan siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Srono mengungkapkan kegembiraannya.
“Saya sangat berkesan dengan model pelatihan seperti ini” ungkapnya.
Siswa asal Rimpis yang memiliki hobi memasak ini mempunyai cita-cita ingin menjadi chef yang andal.
Senada dengan itu teman sekelasnya, Decho Raditya Firnanda mengatakan bahwa dirinya memiliki hobi memasak. Atas alasan itu ia mengikuti pelatihan kuliner ini.





0 Tanggapan
Empty Comments