
PWMU.CO – Suasana halaman SD Muhammadiyah Kota Blitar, Kamis siang (24/4/2025), tampak berbeda dari biasanya. Tawa dan semangat anak-anak menghidupkan halaman parkir sekolah yang terletak di Jalan Cokroaminoto Nomor 3, Kelurahan Kepanjenlor, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar itu.
Hari itu, siswa-siswi kelas Athfal dan Pengenal Qobilah Hizbul Wathan (HW) SD Muhtar—sapaan akrab sekolah tersebut—mengikuti latihan rutin Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan. Latihan digelar setiap Kamis pukul 13.00–14.00 WIB, dan selalu disambut antusias.
Kegiatan dimulai dengan doa pembuka, tepuk semangat, serta lagu-lagu khas kepanduan yang menggugah energi anak-anak. Kali ini, pelatih HW dari Kwartir Daerah (Kwarda) Kota Blitar, Sofiatul Hasanah, hadir mendampingi mereka.
“Anak-anak diajak mengenal aneka bumbu dapur. Dari mengenal bentuk, mencium aroma, hingga menyebutkan namanya. Tujuannya untuk menumbuhkan kepekaan dan rasa ingin tahu sejak dini,” ungkap Sofi—panggilan akrabnya.
Berbagai jenis bumbu dapur diperkenalkan, seperti kunyit, jahe, lengkuas, kunci, bawang merah, bawang putih, daun jeruk, serai, hingga cabai. Para peserta latihan mencatat nama-nama bumbu di buku catatan HW mereka sambil mengamati secara langsung dan mencium aromanya satu per satu.
Kegiatan ditutup dengan kuis seru: menebak nama bumbu dari bentuk dan baunya. Tawa dan sorak sorai terdengar setiap kali ada yang menjawab benar atau keliru—menambah semarak suasana latihan.
Guru pendamping SD Muhtar, Nurwahyuni SPd, menyampaikan apresiasinya. “Anak-anak belajar sambil bermain. Ini sangat positif untuk perkembangan mereka. Semoga kegiatan HW terus menjadi ruang tumbuh yang menyenangkan dan mendidik,” tuturnya.
SD Muhtar dikenal sebagai Islamic school dengan visi Mencetak Generasi Islami, Unggul, dan Berwawasan Global. Melalui kegiatan Hizbul Wathan, sekolah ini berupaya membentuk karakter siswa, memperluas pengetahuan, dan menanamkan cinta terhadap budaya serta kehidupan sehari-hari. (*)
Penulis Agus Fawaid Co-Editor Ahmad Sa’dan Husaini Editor Wildan Nanda Rahmatullah





0 Tanggapan
Empty Comments