Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

LDK PP Muhammadiyah Berangkatkan 19 Dai ke Daerah Terpencil 3T

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muhammad Arifin (berkacamata), dan Sekretaris LDK PP Muhammadiyah, Suhardin memberikan bimbingan teknis kepada 19 dai muda yang akan dikirim berdakwah ke daerah 3T. (Kamarul/PWMU.CO)

PWMU.CO – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah kembali menunjukkan komitmennya dalam menyebarkan nilai-nilai Islam berkemajuan ke seluruh penjuru negeri.

Sebanyak 19 dai diberangkatkan secara resmi untuk melaksanakan misi dakwah ke berbagai wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di Indonesia.

Keberangkatan para dai ini bukan sekadar seremoni simbolis, melainkan bagian dari langkah strategis Muhammadiyah dalam menjawab tantangan dakwah di daerah-daerah yang selama ini minim sentuhan pembinaan keagamaan dan penguatan umat.

Daerah tujuan para dai mencakup wilayah-wilayah terpencil di pedalaman Kalimantan, kepulauan terluar di Nusa Tenggara Timur, hingga kawasan adat di pedalaman Banten dan Papua.

Rencananya, para dai akan diberangkatkan ke lokasi tugas masing-masing pada Selasa (20/5/2025), setelah sebelumnya mengikuti rangkaian pembekalan dan bimbingan teknis (bimtek) yang dilaksanakan pada Senin (6/5/2025) via Zoom.

Kegiatan bimtek ini difasilitasi langsung oleh Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchammad Arifin, dan Sekretaris LDK PP Muhammadiyah, Suhardin.

Dalam bimtek tersebut, para dai dibekali dengan materi keislaman, strategi dakwah berbasis komunitas, pendekatan kultural, hingga kesiapan mental dan fisik dalam menghadapi tantangan medan dakwah di pelosok negeri.

Para dai muda yang siap dikirim berdakwah di daerah 3T sangat antusiasme dapatkan bimbingan teknis dari ketua dan sekretaris LDK PP Muhammadiyah. (Afuw/PWMU.CO)

Kegiatan ini dirancang untuk membekali para dai agar mampu hadir secara utuh di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penyampai pesan agama, tetapi juga sebagai penggerak perubahan sosial.

Dalam pembinaan tersebut, Muchammad Arifin memberikan pesan penting kepada para dai agar senantiasa menjaga frame dakwah mereka sesuai dengan petunjuk al-Quran, khususnya dalam QS. an-Nahl ayat 125.

Ayat tersebut menjadi landasan utama pendekatan dakwah LDK Muhammadiyah, yaitu mengajak ke jalan Allah dengan hikmah, nasihat yang baik, dan berdialog dengan cara yang terbaik.

“Kami ingin para dai membawa wajah Islam yang damai, santun, dan mencerahkan. Dakwah harus membumi dan mengedepankan kearifan. Jangan keluar dari bingkai QS. an-Nahl ayat 125—itulah etika berdakwah yang akan menyentuh hati umat,” tegas Arifin di hadapan para peserta bimtek.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Para dai yang diberangkatkan berasal dari berbagai latar belakang pendidikan dan pengalaman. Mereka tak hanya akan berdakwah secara lisan, tetapi juga aktif dalam pemberdayaan masyarakat, pendidikan, dan penguatan ekonomi umat setempat.

Suhardin menambahkan bahwa bimtek ini bertujuan mempersiapkan para dai agar mampu berdakwah dengan pendekatan yang ramah, kontekstual, dan membumi.

“Kami ingin para dai tampil bukan sebagai pengajar semata, tapi sebagai sahabat dan mitra masyarakat. Dakwah hari ini menuntut kepekaan sosial dan kedekatan budaya,” terang Suhardin.

Program dakwah ini telah menjadi ciri khas LDK PP Muhammadiyah dalam beberapa tahun terakhir. Para dai tidak hanya membawa pesan keagamaan, tetapi juga misi kemanusiaan—membangun jembatan kebudayaan, memperkuat ukhuwah, dan membangkitkan semangat kemandirian masyarakat setempat.

Sebagai penutup, Arifin juga berpesan agar para dai senantiasa menjaga diri, menjaga lisan, dan menjaga akhlak dalam setiap langkah. Karena kehadiran mereka di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penyampai pesan agama, tetapi juga sebagai teladan hidup.

“Jaga adab, jaga sikap, dan jaga nama baik dakwah Muhammadiyah. Seorang dai bukan hanya dikenal dari ceramahnya, tapi dari cara hidupnya yang memuliakan ajaran Islam,” pesan Arifin penuh makna.

Dengan semangat berdakwah untuk mencerahkan, LDK PP Muhammadiyah terus melangkah menembus batas geografis, membuktikan bahwa Islam hadir untuk semua, termasuk mereka yang berada di ujung-ujung negeri.(*)

Penulis Divisi Digital LDK PP Muhammadiyah Editor Zahrah Khairani Karim

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu