Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

LDK PWM Jatim Gelar Pembinaan Muallaf dan Komunitas Marginal di Surabaya

Iklan Landscape Smamda
LDK PWM Jatim Gelar Pembinaan Muallaf dan Komunitas Marginal di Surabaya
LDK PWM Jatim Gelar Pembinaan Muallaf dan Komunitas Marginal di Surabaya. Foto: Ist/PWMU.CO
pwmu.co -

Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PWM Jawa Timur menggelar pembinaan komunitas muallaf dan kelompok marginal di Surabaya, yang berlangsung penuh semangat meski di tengah cuaca terik.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Jalan Kertomenanggal, Surabaya, pada Selasa (17/3/2026) itu diikuti puluhan peserta dari berbagai latar belakang komunitas.

Diikuti Beragam Komunitas

Wakil Ketua LDK PWM Jawa Timur, Ust. Koko Susanto, menyampaikan bahwa sekitar 50 peserta hadir dalam kegiatan tersebut.

Mereka terdiri dari komunitas muallaf, driver ojek online, hingga kelompok pejuang damai yang turut antusias mengikuti rangkaian pembinaan.

Kehadiran berbagai komunitas ini menunjukkan semangat inklusivitas dakwah yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

Penguatan Ibadah dan Ukhuwah

Pemateri pertama, Ust. Muhammad Afdillah, menekankan pentingnya sholat berjamaah sebagai sarana memperkuat persaudaraan.

Ia mengajak peserta untuk istiqomah dalam beribadah serta aktif meramaikan masjid sebagai pusat kegiatan dakwah yang mencerahkan.

“Sholat berjamaah dapat menguatkan ukhuwah, maka teruslah istiqomah dan ramaikan masjid kita,” ujarnya.

Dakwah Hangat dengan Parikan

Suasana pembinaan semakin hidup saat Ust. Soejono menyampaikan materi dengan gaya khas melalui parikan Suroboyoan.

Dalam penyampaiannya, ia mengingatkan pentingnya mensyukuri nikmat Allah sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an, serta menegakkan sholat untuk mencegah perbuatan keji dan munkar.

Pendekatan dakwah yang santai namun penuh makna tersebut membuat peserta semakin antusias mengikuti kegiatan.

Penguatan Tauhid dan Akhlak

Materi berikutnya disampaikan Ketua LDK PWM Jawa Timur, Ust. Ahmad Tholhah, yang menyoroti pentingnya penguatan tauhid, ibadah, dan akhlak.

Ia mengajak peserta menjadi muslim yang kaffah dengan menjauhi kemusyrikan dan beribadah hanya kepada Allah SWT.

Menurutnya, akhlak mulia menjadi kunci kebahagiaan dan keberkahan hidup, sejalan dengan ajaran Islam yang menjunjung tinggi kejujuran dan persaudaraan.

Meniti Jalan Cahaya dan Hidayah

Pemateri selanjutnya, Ustadzah Lely Ika Mariyati, menyampaikan materi bertema “Meniti Jalan Cahaya, Menemukan Kedamaian Hakiki”.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Ia menjelaskan bahwa hidayah merupakan cahaya (nur) dari Allah yang dipancarkan ke dalam hati manusia, bukan sekadar hasil logika.

Dalam analoginya, kehidupan manusia diibaratkan seperti cermin yang harus dibersihkan agar mampu memantulkan cahaya dengan optimal.

Ia juga menguraikan tiga tahapan pembersihan jiwa menurut Imam Al-Ghazali, yaitu takhalli (mengosongkan diri dari sifat buruk), tahalli (menghias diri dengan kebaikan), dan tajalli (merasakan kedamaian iman).

Apresiasi untuk Perempuan Tangguh

Dalam kesempatan itu, Ustadzah Lely memberikan apresiasi kepada komunitas Persatuan Ojek Online Perempuan Surabaya (POPSA).

Ia menilai para perempuan driver ojek online tersebut sebagai sosok tangguh yang berjuang mencari nafkah demi kesejahteraan keluarga.

Ruang Dialog dan Penguatan Mental

Kegiatan juga diisi dengan sesi dialog interaktif, di mana peserta berbagi pengalaman hidup dan tantangan yang dihadapi.

Salah satunya Endra dari komunitas muallaf yang menceritakan perjalanan hidupnya setelah memeluk Islam, hingga akhirnya keluarganya turut mendapatkan hidayah.

Peserta lain dari POPSA juga mengungkapkan kegelisahannya dalam mendidik anak setelah kehilangan suami.

Menanggapi hal tersebut, Ust. Ahmad Tholhah mengingatkan pentingnya berprasangka baik kepada Allah serta terus memberikan teladan kepada anak-anak.

Perkuat Ukhuwah di Bulan Ramadan

Pembinaan komunitas ini berlangsung lancar dan penuh kebersamaan, sekaligus mempererat tali persaudaraan antar peserta.

Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dan pembagian bingkisan dari Lazismu Jawa Timur sebagai bentuk kepedulian sosial.

Momen ini menjadi bukti bahwa dakwah yang menyentuh komunitas mampu menghadirkan semangat baru dalam memperkuat iman, kebersamaan, dan harapan hidup yang lebih baik.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡