Search
Menu
Mode Gelap

LDK PWM Jatim Ikuti Akademi Dai Digital, Siap Kembangkan Dakwah Dunia Maya yang Lebih Kreatif

LDK PWM Jatim Ikuti Akademi Dai Digital, Siap Kembangkan Dakwah Dunia Maya yang Lebih Kreatif
pwmu.co -
Delegasi yang akan mengikuti mengikuti Akademi Dai Digital di Universitas Muhammadiyah Jakarta (Andi Hariyadi/PWMU.CO)

PWMU.CO – Era digital semakin memudahkan akses terhadap informasi yang cepat, mudah, dan luas. Hal ini membuka peluang munculnya beragam gaya hidup yang terhubung secara global, lengkap dengan berbagai dampaknya. Perkembangan teknologi di era digital saat ini dapat menjadi media dakwah yang mencerahkan, sehingga interaksi dalam kehidupan semakin memperkuat ukhuwah.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Ustadz Koko Susanto, saat berada di dalam kereta api yang melintas dari Stasiun Gubeng Surabaya menuju Stasiun Pasar Senen Jakarta, pada Jumat (20/6/2025).

Perjalanan tersebut dilakukan dalam rangka mengikuti Akademi Dai Digital di Universitas Muhammadiyah Jakarta, atas undangan dari LDK Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yang diselenggarakan pada Sabtu-Ahad (21-22/6/2025). Delegasi terdiri dari Ustadz Koko sebagai dai muda komunitas, Ustadz Soejono yang dikenal dengan julukan “Dai Segudang Pari’an”, Ustadz Aris sebagai konten kreator digital, dan Ustadz Andi Hariyadi sebagai aktivis jurnalis.

“Dakwah bagi Muhammadiyah merupakan hal yang diutamakan sebagai upaya untuk mengoptimalkan dakwah Islam yang berkemajuan. Dalam berdakwah, Muhammadiyah juga sangat memperhatikan perkembangan zaman, terutama di era digital saat ini. Oleh karena itu, perluasan dakwah tidak hanya dilakukan di dunia nyata, tetapi juga di dunia maya dengan memanfaatkan jejaring media sosial yang tersedia,” tuturnya.

Kegiatan Akademi Dai Digital ini merupakan bentuk kesiapan LDK Jawa Timur untuk turut serta dalam berdakwah di era digital yang penuh dengan tantangan kompleks. Melalui dakwah digital yang mencerahkan, diharapkan tumbuh spiritualitas yang kokoh disertai dengan komitmen keislaman yang kuat.

“Seperti kita ketahui bersama, saat ini begitu banyak konten beragam yang beredar dengan berbagai tampilan kreativitas. Oleh karena itu, kami berharap melalui ajang ini dapat terbangun kreativitas dakwah digital yang menghadirkan konten-konten yang mencerahkan, sekaligus meminimalisir penyebaran konten yang merusak, penuh permusuhan, dan menebar kebohongan,” imbuh Koko Susanto.

Keikutsertaan ini merupakan tindak lanjut dari program LDK PWM Jawa Timur yang telah sukses menggelar Festival Komunitas Muhammadiyah (FASTAMU) sebagai ajang silaturahmi bagi tim kreator dai digital, yang menampilkan konten dakwah dari berbagai komunitas binaan LDK di berbagai daerah di Jawa Timur,

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Kami berharap capaian-capaian dakwah komunitas ini terus dikembangkan dan diviralkan di era digital,” ujar Koko Susanto.

Menurutnya, Akademi Dai Digital yang diinisiasi oleh LDK Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini selain sebagai ajang silaturahmi, juga bertujuan untuk berbagi model dakwah digital dari berbagai daerah se-Indonesia. (*)

Penulis Andi Hariyadi Editor Ni’matul Faizah

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments