Semangat kepemimpinan dan kolaborasi mewarnai pelaksanaan Leadership Camp: Extreme Productivity & High Output Leadership yang diselenggarakan oleh AUMKES PCM Sepanjang, Jumat (16/1/2026).
Kegiatan yang digelar selama dua hari ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, menyelaraskan visi, serta mendorong budaya kerja berdaya saing tinggi di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah Kesehatan (AUMKES).
Sebanyak 95 leader AUMKES PCM Sidoarjo mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Mereka berasal dari lima unit usaha kesehatan, yakni RS Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang Sidoarjo, RSU Assakinah Medika, RSU dr. Moedjito Dwidjosiswojo, RSM Siti Khodijah Gurah Kediri, dan Klinik Siti Khodijah Prima.
Leadership Camp ini menghadirkan Dr. Imam Muhajirin Elfahmi, S.Pd, MM, advocat yang akrab disapa Coach Fahmi, sebagai pemateri utama.
Dalam paparannya, dia menegaskan bahwa tantangan organisasi kesehatan ke depan menuntut pemimpin yang tidak hanya pandai merencanakan, tetapi juga disiplin dalam mengeksekusi keputusan.
“Produktivitas ekstrem bukan soal bekerja lebih lama atau lebih keras, tetapi tentang fokus pada prioritas yang benar dan menghasilkan dampak nyata bagi organisasi,” ujar Coach Fahmi di hadapan peserta.
Menurutnya, kepemimpinan berorientasi output (high output leadership) menjadi kunci agar organisasi kesehatan mampu bertahan dan unggul di tengah kompleksitas regulasi, tuntutan mutu layanan, serta ekspektasi masyarakat yang terus meningkat.
Kegiatan Leadership Camp dirancang interaktif dan aplikatif. Peserta mengikuti sesi refleksi kepemimpinan, diskusi kelompok lintas unit, hingga simulasi pengambilan keputusan strategis.
Setiap sesi mendorong peserta untuk berani mengambil peran, memperkuat komunikasi, serta membangun kepercayaan di dalam tim.
Salah satu peserta mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan perspektif baru dalam memandang peran pemimpin.
“Kami tidak hanya diajak memahami konsep, tetapi juga dilatih menyusun rencana aksi yang realistis dan bisa langsung diterapkan di unit kerja masing-masing,” ungkapnya.
Leadership Camp ini difokuskan pada tiga pilar utama, yakni disiplin eksekusi, produktivitas ekstrem, dan high output leadership.
Ketiga aspek tersebut dipandang sebagai fondasi penting dalam membangun tata kelola organisasi kesehatan yang unggul, profesional, dan berdaya saing.
Perwakilan AUMKES PCM Sepanjang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam pengembangan sumber daya manusia.
“Kami ingin memastikan setiap leader AUMKES memiliki kesamaan visi, semangat melayani, dan orientasi hasil, sehingga kualitas layanan kesehatan Muhammadiyah terus meningkat,” tegasnya.
Melalui Leadership Camp ini, AUMKES PCM Sepanjang menegaskan komitmennya untuk terus mencetak pemimpin yang adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada kinerja.
Diharapkan, nilai dan praktik kepemimpinan yang diperoleh selama kegiatan mampu mempercepat transformasi organisasi serta menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin unggul bagi masyarakat. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments