Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Lebih dari 600 Jamaah Hadir, Milad ke-113 Muhammadiyah PCM Manyar Berlangsung Meriah

Iklan Landscape Smamda
Lebih dari 600 Jamaah Hadir, Milad ke-113 Muhammadiyah PCM Manyar Berlangsung Meriah
PCM Manyar hadirkan Tabligh Akbar dalam rangka perayaan miald ke-113 Muhammadiyah (Foto: Achmad Zaidun/PWMU.CO)
pwmu.co -

Lebih dari 600 jamaah hadir dalam Tabligh Akbar perayaan Milad Muhammadiyah ke-113 yang diselenggarakan PCM Manyar di Masjid At-Taqwa PRM PPI Manyar Gresik, Ahad (14/12/2025). Lalu, untuk menambah kemeriahan, panitia juga menggelar bazar yang diselenggarakan oleh PRA dan PCA Manyar.

Acara yang mengusung tema Memajukan Kesejahteraan Bangsa ini berlangsung meriah dengan menghadirkan pembicara nasional, Penasihat Presiden Urusan Haji, Pradana Boy.

Dalam tausiyahnya, Pradana Boy mengatakan bahwa kehadiran Muhammadiyah adalah sebagai rahmatan lil ‘alamin. Karena itu, ia mengutip pernyataan Quraish Shihab yang menyebutkan bahwa Nabi Muhammad adalah rahmatan lil ‘alamin. Dalam diri Nabi Muhammad terdapat rahmat bagi seluruh alam.

Kedua, karena menjadi rahmat bagi seluruh alam, maka kehadiran Nabi Muhammad tidak hanya untuk umat Islam, tetapi untuk seluruh umat manusia.

“Karena itu, kalau ada perbedaan jangan saling mencela,” kata Pradana Boy menambahkan.

Nabi Muhammad sebagai rahmatan lil ‘alamin, maka tidak ada orang selain beliau yang dapat mengklaim dirinya sebagai rahmat bagi seluruh alam. Dengan risalah yang dibawanya, ia berusaha mengubah kehidupan manusia ke arah yang lebih baik.

Kita yang mengakui sebagai umat Muhammad, sambil menunjuk ke hadapan jamaah, merupakan bagian dari perubahan.

“Kita adalah agen perubahan, yakni dengan mengamalkan risalah yang dibawa oleh Nabi Muhammad dalam kehidupan sehari-hari agar dapat memberikan perbaikan dan kemanfaatan,” urainya.

“Kualitas hidup seorang individu ditentukan oleh orang-orang yang ada di sekitarnya. Kalau orang di sekitar kita merasa aman akan kehadiran kita, maka diri kita berkualitas,” akunya.

Dalam kehidupan berkeluarga, ia melanjutkan, untuk mewujudkan keluarga yang baik diperlukan kualitas individu yang baik.

“Karena dalam membangun hidup berkeluarga tidak ada batasan, ‘ini pekerjaan suami, ini pekerjaan istri’. Semua dikerjakan bersama-sama. Karena itu, saya kalau di rumah, suatu waktu ya belanja, suatu waktu ya masak,” aku Pradana Boy sambil meyakinkan para jamaah.

Dalam lingkungan kehidupan bermasyarakat, Islam memberikan contoh yang baik. “Kita kalau akan masuk rumah selalu memberikan salam, maksudnya mendoakan penghuninya agar mendapatkan keselamatan,” terang Pradana.

Terakhir, Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamin. Karena itu, dalam beribadah tidak dibatasi hanya di masjid saja.

“Saya ingat ketika ditanya oleh seorang Denmark, ‘Kenapa seorang muslim dalam beribadah salat bisa dilaksanakan di luar masjid?’” kata Pradana menirukan pertanyaan tersebut.

“Karena hamparan bumi yang kita pijak adalah suci, maka bisa dilaksanakan di sana,” jawab Pradana singkat.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu