SMP Muhammadiyah 8 Gresik (Spem Eight) terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk peserta didik yang sehat, cerdas, dan berkarakter melalui Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut diwujudkan melalui edukasi makan bergizi dengan menerapkan prinsip 4 Sehat 5 Sempurna yang dikemas secara menyenangkan dan edukatif.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam agenda makan bergizi bersama yang diikuti oleh seluruh anggota Hizbul Wathan. Peserta didik membawa bekal makanan sehat dari rumah, kemudian dikenalkan kembali pada komposisi gizi seimbang yang meliputi makanan pokok, lauk-pauk, sayur, buah, serta susu sebagai pelengkap.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan membiasakan siswa mengonsumsi makanan sehat, tetapi juga menanamkan pemahaman akan pentingnya gizi bagi tumbuh kembang dan kemampuan belajar.
Pembina Hizbul Wathan Spem Eight, Ayunda Desi, menyampaikan bahwa kebiasaan makan bergizi merupakan bagian penting dari pendidikan karakter.
“Melalui Hizbul Wathan, kami ingin membiasakan anak-anak tidak hanya disiplin dan mandiri, tetapi juga sadar bahwa makanan bergizi sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan prestasi belajar mereka,” ungkapnya.
Sejumlah penelitian yang dirangkum dalam jurnal Nutrition Reviews serta berbagai publikasi kesehatan anak menyebutkan bahwa asupan gizi seimbang berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan kognitif, perhatian, dan stamina belajar peserta didik.
Anak dengan status gizi baik cenderung memiliki daya ingat yang lebih baik, tidak mudah lelah, serta mampu mengikuti kegiatan pembelajaran dengan lebih optimal.
Selain berdampak pada kemampuan akademik, kebiasaan makan bergizi juga berpengaruh terhadap kedisiplinan dan kehadiran siswa di sekolah.
Anak yang memperoleh asupan gizi cukup umumnya memiliki kondisi tubuh yang lebih sehat sehingga jarang mengalami gangguan kesehatan yang dapat menghambat proses belajar. Hal ini turut mendukung ketercapaian prestasi belajar secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, nilai-nilai kepanduan seperti kebersamaan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap diri sendiri dipadukan dengan edukasi kesehatan.
Siswa tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga mempraktikkan secara langsung pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Kepala SMP Muhammadiyah 8 Gresik menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, prestasi akademik yang baik harus ditopang oleh kondisi fisik yang sehat.
Dengan adanya Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan, Spem Eight berharap mampu mencetak generasi yang unggul dalam prestasi, kuat secara fisik, serta memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya makan bergizi sebagai bekal menghadapi masa depan.





0 Tanggapan
Empty Comments