
PWMU.CO – Menghidupkan semangat cinta budaya sejak dini, SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo (Spemia), Gresik menghadirkan ujian seni yang unik dan penuh makna lewat penampilan khas tradisional siswa-siswinya.
Ujian tersebut berlngsung dalam rangka Sumatif Akhir Tahun (SAT) pada minggu keempat di bulan Mei selama satu minggu. Pada Rabu (5/6/2025), siswa kelas VII dan VIII melaksanakan SAT untuk mata pelajaran Seni.
SAT Seni dilaksanakan secara berbeda dari sumatif lainnya yang umumnya berupa ujian tertulis, karena pelaksanaannya dilakukan melalui praktik. Guru Seni Spemia, Ainin Nurul Hayati SPd memberikan tema berbeda untuk sumatif praktik Seni. Kelas VII menampilkan akapela dengan lagu tradisional, sedangkan kelas VIII menampilkan tari kreasi tradisional.
Sumatif Seni dilaksanakan di salah satu ruang kelas di Spemia, dengan setiap kelompok beranggotakan lima siswa. Sumatif praktik Seni ini bertujuan agar siswa lebih mengenal dan mencintai kebudayaan daerah, mengembangkan kreativitas, serta melatih kekompakan dan kerja sama dalam tim.
Kelas VII menampilkan akapela dengan lagu tradisional. Berbagai lagu daerah mereka gabungkan dan kreasikan menjadi satu penampilan utuh dengan konsep bernyanyi akapela. Ustadzah Ainin memberikan penilaian setelah masing-masing kelompok tampil.
“Ada satu kelompok dengan penampilan terbaik, mereka bisa menggabungkan berbagai lagu dengan baik tanpa terkesan terputus-putus walaupun masih ada kekurangan pada vokal iringannya,” ungkapnya.
Kelas VIII menampilkan tari kreasi tradisional berdasarkan karakteristik daerah di Indonesia dan konsep garap (berkelompok dan berpasangan). Daerah yang dipilih yaitu Jawa, Sulawesi, Papua, Bali, Sumatra, Melayu, dan Aceh.
“Penampilan terbaik yaitu tim yang menampilkan tema daerah Jawa. Dari segi konsep, tema, gerak, dan unsur-unsur pendukung lainnya, tim ini memberikannya secara maksimal,” tanggap Ustadzah Ainin.
Saat diminta memilih mana yang paling bagus dari penampilan kelas VII dan kelas VIII, Ustadzah Ainin menjawab, “Tidak bisa, karena memang berbeda. Mereka sudah mencoba menampilkan yang terbaik versi mereka dengan keterbatasan waktu karena banyak libur dan kekurangan yang bisa dijadikan pembelajaran di kemudian hari.”
Sumatif akhir tahun praktik Seni memberikan siswa dan siswi Spemia banyak hal positif, mulai dari pengalaman hingga pembelajaran budaya daerah di Indonesia. Semoga kita terus bisa melestarikan budaya daerah Indonesia yang penuh makna dan keindahan ini.
Penulis Alinda Damayanti Editor Zahra Putri Pratiwig





0 Tanggapan
Empty Comments