Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

LPCR dan AMM PDM Banyuwangi Siap Berkolaborasi Memakmurkan Masjid

Iklan Landscape Smamda
LPCR dan AMM PDM Banyuwangi Siap Berkolaborasi Memakmurkan Masjid
Foto bersama setelah Rapat antara PDM,LPCR dan Angkatan Muda Muhammadiyah Daerah Banyuwangi di markas AMM. (Wahyu Pribadi/PWMU.CO)
pwmu.co -

Komitmen memakmurkan masjid tak lagi berhenti pada tataran wacana. Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) bersama Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi resmi menyatukan langkah dalam agenda besar penguatan masjid sebagai pusat peradaban umat.

Sinkronisasi program ini digelar pada Jumat (16/1/2026) di Markaz AMM, Jalan Raya Pandan Kembiritan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi.

Kegiatan tersebut dihadiri lengkap oleh jajaran PDM Banyuwangi, mulai Ketua, Sekretaris, dan Bendahara, Pembina AMM, Tim LPCR, hingga unsur pimpinan AMM daerah, seperti PD Pemuda Muhammadiyah, PD Nasyiatul Aisyiyah, PD IMM, PD IPM, Pimpinan Daerah Tapak Suci Putra Muhammadiyah, Kwarda Hizbul Wathan, Komandan KOKAM, serta KOSEGU.

Hadir tepat waktu pukul 13.00 WIB dan mengenakan seragam resmi, para peserta menunjukkan keseriusan bahwa agenda memakmurkan masjid bukan sekadar program tambahan, melainkan prioritas perjuangan persyarikatan.

Ketua PDM Banyuwangi, Dr. H. Mukhlis, L.M.Si., dalam arahannya menegaskan bahwa manajemen masjid Muhammadiyah telah dirancang secara sistematis dan berkelanjutan. Saat ini, terdapat 95 masjid yang menjadi sasaran pelatihan terstruktur.

“Ranting itu kunci. Jika masjidnya hidup, rantingnya bergerak. Ketika ranting bergerak, dakwah akan berdampak luas,” tegasnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Program penguatan masjid ini dirancang bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan berbentuk Training of Trainers (ToT). Setiap Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) akan mengirimkan perwakilan takmir masjid, serta didampingi dua orang kader AMM daerah sebagai penggerak lapangan.

Targetnya jelas, peserta tidak hanya pulang membawa materi, tetapi mampu langsung melakukan aksi nyata dan praktik memakmurkan masjid di lingkungan masing-masing.

Pembekalan penggerak masjid percontohan ini direncanakan mulai awal Februari 2026. Diharapkan, pada tahun 2027 mendatang, kekurangan 59 ranting Muhammadiyah di Banyuwangi dapat terpenuhi melalui penguatan masjid sebagai pusat dakwah, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan umat.

Kolaborasi LPCR dan AMM PDM Banyuwangi ini menjadi penegasan bahwa masjid tidak boleh sepi, apalagi kehilangan fungsinya. Masjid harus hidup, ramai, produktif, dan berdampak—mengalirkan energi dakwah dari mimbar ke lapangan, dari gagasan ke kerja nyata. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu