Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

LPCRPM PWM Jatim Gelar Pelatihan Marbot, Teguhkan Masjid sebagai Pusat Pemberdayaan Umat

Iklan Landscape Smamda
LPCRPM PWM Jatim Gelar Pelatihan Marbot, Teguhkan Masjid sebagai Pusat Pemberdayaan Umat
LPCRPM PWM Jatim Gelar Pelatihan Marbot, Teguhkan Masjid sebagai Pusat Pemberdayaan Umat. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid PWM Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan fungsi masjid melalui Pelatihan Marbot Masjid Unggulan yang digelar di Masjid Baitul Mukhlisin Ponorogo, Jumat–Ahad (13–15/2/2026).

Kegiatan ini diikuti perwakilan dari 12 masjid unggulan se-Jawa Timur. Masing-masing masjid mengirimkan lima peserta yang terdiri dari pengelola dan marbot. Pelatihan ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan masjid sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan dan pemberdayaan umat.

Masjid, dalam pandangan Muhammadiyah, tidak hanya diposisikan sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga sebagai pusat kegiatan keagamaan, sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Peran Strategis Marbot

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua LPCRPM Pusat, Jamaludin. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa marbot memiliki posisi strategis dalam menjaga kualitas pelayanan dan kemakmuran masjid.

“Marbot bukan sekadar penjaga kebersihan dan fasilitas. Ia adalah garda terdepan dalam menciptakan kenyamanan jamaah dan memastikan program-program masjid berjalan optimal,” tegasnya.

Menurutnya, masjid yang makmur tidak hanya diukur dari ramainya jamaah, tetapi juga dari sistem pengelolaan yang profesional serta pelayanan yang prima.

Transformasi Peran Masjid

Turut hadir pula Shulton Amin dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur yang memberikan penguatan tentang pentingnya transformasi peran masjid di tengah tantangan sosial masyarakat modern.

Ia menekankan bahwa masjid Muhammadiyah harus menjadi pusat peradaban umat dengan memperkuat manajemen, meningkatkan kualitas pelayanan jamaah, serta mengembangkan program pemberdayaan berbasis komunitas.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Masjid harus hadir sebagai solusi atas problem sosial masyarakat, bukan hanya menjadi tempat ibadah semata,” ujarnya.

Standarisasi dan Profesionalisme

Sementara itu, Direktur Akademi Marbot, Koesnadi, memberikan materi teknis terkait standar pelayanan masjid, manajemen kebersihan dan fasilitas, pelayanan jamaah, hingga penguatan karakter marbot sebagai pelayan umat yang profesional dan berintegritas.

Ketua LPCRPM PWM Jawa Timur, Ubaidillah, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah awal membangun standar kualitas pengelolaan masjid unggulan di Jawa Timur.

“Kami berharap tercipta sinergi antar masjid untuk terus meningkatkan pelayanan dan menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan umat yang berdampak nyata,” ungkapnya.

Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya memperoleh penguatan kompetensi teknis, tetapi juga wawasan strategis dalam pengelolaan masjid yang modern dan berorientasi pada pelayanan jamaah.

Pelatihan Marbot Masjid Unggulan ini menjadi bukti keseriusan Muhammadiyah dalam mengembangkan masjid yang profesional, berdaya guna, dan mampu menjadi pusat pembinaan umat yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu