
PWMU.CO – Komitmen MI Muhammadiyah 1 Payaman dalam mencetak generasi Qurani terealisasikan. Sebanyak 43 siswa kelas akhir mengikuti ujian tahfidz Juz 30 sekali duduk, Kamis (1/5/2025) sebagai bentuk integrasi pendidikan agama dalam kurikulum madrasah.
Satu per satu siswa tampil percaya diri melantunkan hafalan Juz 30 tanpa jeda menggunakan irama Bayati Qurdi. Ujian ini merupakan puncak dari proses pembinaan tahfidz yang berlangsung secara sistematis selama masa pendidikan di madrasah.
Kepala MI Muhammadiyah 1 Payaman, Bashori SAg, menegaskan bahwa ujian tahfidz ini menjadi standar kualitas yang dijaga lembaganya.
“Kami tidak hanya mengejar kuantitas lulusan, tapi kualitas. Program tahfidz adalah upaya mencetak siswa yang berilmu, berakhlak, dan cinta al Quran. Inilah wajah pendidikan Islam sesungguhnya,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari para wali murid. Salah satunya, Iid Alviya Vita, menyampaikan rasa syukur atas capaian anaknya.
“Saya sangat bersyukur menyekolahkan anak di MI Muhammadiyah 01 Payaman. Tidak hanya akademik, pembinaan agama dan akhlaknya sangat terasa. Sekolah ini betul-betul menjaga mutu dan perhatian pada siswa,” tuturnya.
Melalui program ini, MI Muhammadiyah 1 Payaman kembali menegaskan bahwa madrasah bukan sekadar alternatif, tetapi pilihan utama dalam membangun generasi unggul dalam ilmu dan iman.
Penulis Nur Mauidhotul Masfufah Editor M Tanwirul Huda






0 Tanggapan
Empty Comments