Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Magang Hari Ke-2: PAUD Aisyiyah Nur’aini Yogyakarta Prioritaskan Penataan Lingkungan Main

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Penataan loose part untuk pijakan main (Endang Khusniati/PWMU.CO)
Peserta magang dari TK Aisyiyah 36 PPI Manyar Gresik dan PRA PPI Gresik saat berfoto bersama di depan gedung PAUD Aisyiyah Nur’aini Yogyakarta (Endang Khusniati/PWMU.CO)

PWMU.CO – Tepat pukul 07.00 WIB semua guru TK Aisyiyah 36 PPI Manyar Gresik dan Pimpinan Ranting Aisyiyah Perumahan Pongangan Indah (PRA PPI) Manyar Gresik bersiap untuk melakukan kegiatan magang di hari kedua di PAUD Aisyiyah Nur’aini Yogyakarta, Selasa (06/05/2025). Semua guru TK Aisyiyah 36 PPI dan pengurus berangkat dari asrama tempat menginap di rumah pimpinan lembaga PAUD Aisyiyah Nur’aini Yogyakarta ibu Kis Rahayu yang biasa dipanggil bu Kis.

Kegiatan dimulai dari pagi masuk pukul 08.00 WIB, dan peserta magang sudah dibagi sesuai jenjang kelas masing-masing (Kelompok A dan B), dalam kegiatan magang hari kedua ini observasi difokuskan pada pembelajaran dengan prioritas penataan lingkungan main dimana peserta magang melihat bagaimana guru kelas menyiapkan bahan yang akan dipakai anak untuk kegiatan main.

Di kelas A2 yang menjadi tempat observasi tersebut ada tiga pijakan main yang dipersiapkan oleh guru yang mana pijakan main tersebut didapat dari ide dan kesepakatan yang dibuat anak-anak sendiri pada awal memilih topik.

Penataan loose part untuk pijakan main (Endang Khusniati/PWMU.CO)
Penataan loose part untuk pijakan main (Endang Khusniati/PWMU.CO)

Nur Lia Faridah mengatakan, mereka terlihat sangat antusias dan semangat saat berada di pijakan main yang mereka pilih, mereka bisa membuat kreasi sesuai keinginan.

“Setiap pijakan main selalu ada kalimat pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu dan minat belajar anak tentang topik atau materi yang akan dipelajari, salah satu kalimat pemantik berbunyi Masya Allah inilah hasil karyaku dari barang bekas. Di mana kalimat pemantik tersebut hanya berupa tulisan tangan guru di kertas yang ditempelkan pada tiap pijakan main,” jelasnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Saat observasi di dalam kelas ada satu siswa anak PDPD (Peserta Didik Penyandang Disabilitas) bernama Azam yang sangat respect dengan temannya membantu mengambilkan kursi pada saat mau makan. Hal itu menjadi perhatian dari salah satu guru TK Aisyiyah 36 PPI Zulianah mengatakan meskipun Azam termasuk anak berkebutuhan khusus tapi masih memiliki rasa peduli dan suka menolong kepada teman-temannya. (*)

Penulis Endang Khusniati Editor Amanat Solikah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu