
PWMU.CO – Dalam rangka melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), yang tergabung dalam Kelompok 21, melaksanakan kegiatan Bimbingan Belajar (Bimbel) bagi siswa-siswi Sekolah Dasar di Desa Tanahlandean, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja utama mahasiswa KKN di desa tersebut yang difokuskan pada bidang pendidikan dasar.
Kelompok 21 yang terdiri dari lima mahasiswa PGSD, yaitu Aisyah Raihan Nabillah, Alwiyah Azizah, Naia Nathania Dewanti, Erni Purwanti, dan Ela Aidia ini melaksanakan program bimbingan belajar selama dua minggu, dimulai sejak Senin (21/7/2025).
Uniknya, kegiatan ini dilaksanakan pada malam hari, yakni pukul 18.00 hingga 19.00 WIB, bertempat di posko KKN yang terletak di tengah desa. Waktu pelaksanaan ini dipilih agar tidak mengganggu aktivitas sekolah maupun kegiatan siswa pada siang hari.
Materi yang diajarkan dalam bimbingan belajar ini disesuaikan langsung dengan materi pelajaran yang sedang dipelajari siswa di sekolah. Hal ini dilakukan agar pembelajaran yang diberikan tepat sasaran dan dapat membantu siswa memahami materi yang belum mereka kuasai dengan baik di sekolah. Fokus utama pelajaran yakni, Matematika, Bahasa Indonesia, dan PPKN.
Metode pengajaran yang digunakan bersifat interaktif dan menyenangkan. Setiap sesi diisi dengan penjelasan materi, diskusi, latihan soal, serta kegiatan edukatif lainnya yang membuat suasana belajar menjadi nyaman dan tidak membosankan. Dalam kegiatan ini, para siswa dibagi dalam kelompok kecil sesuai dengan jenjang kelas untuk memaksimalkan pendampingan.
Menurut salah satu anggota kelompok, kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan mahasiswa dengan masyarakat sekaligus menjadi sarana penguatan kemampuan akademik siswa sekolah dasar.
“Kami ingin menjadi bagian dari solusi pendidikan di desa ini. Bimbingan belajar ini tidak hanya membantu mereka dalam pelajaran, tetapi juga membentuk kebiasaan belajar yang positif,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Para orang tua merasa senang dan mendukung penuh kegiatan bimbingan belajar yang dilakukan mahasiswa KKN karena memberikan manfaat nyata bagi anak-anak mereka. Selain itu, waktu pelaksanaan yang dilakukan di luar jam sekolah dianggap sangat efektif karena tidak mengganggu aktivitas anak pada siang hari.
Dengan adanya kegiatan bimbingan belajar ini, mahasiswa KKN PGSD Universitas Muhammadiyah Gresik Kelompok 21 berharap semangat belajar anak-anak Desa Tanahlandean akan terus berkembang dan menjadi bekal untuk meraih prestasi yang lebih baik di sekolah. (*)
Penulis Erni Purwanti Editor Ni’matul Faizah





0 Tanggapan
Empty Comments