Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIKES Muhammadiyah Bojonegoro turut mengambil peran aktif dalam kegiatan cek kesehatan gratis yang mewarnai pertemuan rutin Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Karangsono, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (23/1/2026).
Kegiatan ini menjadi agenda perdana PKK Desa Karangsono di awal tahun 2026 dan difokuskan bagi ibu-ibu PKK sebagai upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat desa.
Selain sebagai pertemuan rutin, kegiatan ini dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi kesehatan sekaligus penguatan peran strategis PKK dalam menjaga kesehatan keluarga.
Melalui pemeriksaan kesehatan sederhana, para ibu diharapkan semakin memiliki kesadaran akan pentingnya deteksi dini terhadap potensi gangguan kesehatan yang kerap muncul tanpa disadari.
Pelaksanaan cek kesehatan ini melibatkan Puskesmas Dander sebagai tenaga kesehatan utama, dengan dukungan mahasiswa KKN STIKES Muhammadiyah Bojonegoro yang tengah melaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Karangsono.
Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi lintas sektor antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan kalangan akademisi dalam mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih sehat.
Mahasiswa KKN tidak hanya hadir sebagai peserta kegiatan, tetapi juga terlibat aktif dalam membantu proses teknis pelaksanaan cek kesehatan.
Mulai dari proses registrasi peserta, pengaturan alur pemeriksaan, hingga pendampingan ibu-ibu PKK selama menjalani pemeriksaan, mahasiswa berperan memastikan kegiatan berjalan tertib, lancar, dan nyaman.
Adapun pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi pengecekan gula darah serta beberapa pemeriksaan dasar lainnya.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta, mengingat sebagian besar ibu-ibu PKK jarang melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Kepala Desa Karangsono, Slamet Mulya Suharjo, menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terbangun dalam kegiatan tersebut.
Ia menilai kolaborasi antara PKK, Puskesmas Dander, dan mahasiswa KKN memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.
“Kolaborasi antara PKK, puskesmas, dan mahasiswa KKN ini sangat positif. Selain membantu meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, kegiatan ini juga memberikan pengalaman pengabdian langsung bagi mahasiswa,” ujar Sutrisno.
Sementara itu, perwakilan Puskesmas Dander, Adella, menjelaskan bahwa kegiatan cek kesehatan dalam forum PKK merupakan langkah promotif dan preventif yang efektif.
Menurutnya, kegiatan semacam ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
“Melalui pemeriksaan rutin seperti ini, potensi masalah kesehatan dapat dideteksi lebih awal sehingga penanganannya bisa dilakukan lebih cepat,” jelasnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan ibu-ibu PKK semakin memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan diri sebagai fondasi utama kesehatan keluarga dan lingkungan sekitar.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang terus dikembangkan melalui kerja sama lintas sektor di Desa Karangsono. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments