Mahasiswa Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 8 Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan praktik pembuatan eco-paving block berbasis sampah plastik di Balai Desa Sumberwuluh, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, pada Rabu (26/2/2026) pukul 20.00 WIB.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan memberikan edukasi mengenai pemanfaatan sampah plastik menjadi material konstruksi sederhana.
Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari perangkat desa, Karang Taruna, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), hingga perwakilan warga Desa Sumberwuluh. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan sosialisasi sekaligus praktik langsung mengenai pemanfaatan sampah plastik menjadi produk paving block yang memiliki nilai guna dan potensi nilai ekonomis.
Program ini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN dalam memberikan alternatif solusi terhadap permasalahan sampah plastik yang masih belum dikelola secara optimal di lingkungan masyarakat. Melalui pendekatan edukasi dan praktik, masyarakat diperkenalkan dengan cara sederhana untuk mengolah sampah plastik agar dapat dimanfaatkan kembali menjadi bahan konstruksi yang bermanfaat.
Ketua Kelompok KKN 8, Mukhammad Jerry Vernando Four, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah sekaligus memperkenalkan inovasi pemanfaatan limbah plastik.
“Melalui program ini, kami ingin menunjukkan bahwa sampah plastik tidak selalu menjadi masalah jika dapat dikelola dengan baik. Salah satu bentuk pemanfaatannya adalah dengan mengolahnya menjadi eco-paving block yang dapat digunakan untuk kebutuhan pembangunan,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN terlebih dahulu menyampaikan sosialisasi mengenai konsep eco-paving block, yaitu paving block yang memanfaatkan sampah plastik sebagai salah satu bahan utama pembuatannya. Selain membantu mengurangi jumlah sampah plastik, produk ini juga dapat dimanfaatkan sebagai alternatif material konstruksi.
Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan eco-paving block yang melibatkan partisipasi masyarakat. Tahapan pembuatan dimulai dari pengumpulan sampah plastik, kemudian dilakukan pemilahan serta pembersihan sebelum masuk ke tahap pengolahan.
Selanjutnya, sampah plastik yang telah dipilah diproses menggunakan alat pemanas hingga meleleh, kemudian dicetak dan dipres dalam cetakan paving block. Setelah melalui proses pencetakan, bahan tersebut didiamkan hingga mendingin dan mengeras sehingga terbentuk paving block yang siap digunakan.
Melalui praktik tersebut, masyarakat dapat melihat secara langsung proses pengolahan sampah plastik hingga menjadi produk yang memiliki nilai guna. Selain memberikan pemahaman mengenai pengolahan sampah, kegiatan ini juga menunjukkan bahwa limbah plastik dapat dimanfaatkan menjadi produk konstruksi sederhana yang bermanfaat bagi lingkungan.
Direktur BUMDes Harapan Baru, Mochammad Anwar, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi yang dilakukan oleh mahasiswa KKN.
“Program ini sangat baik karena memberikan wawasan baru kepada masyarakat tentang pemanfaatan sampah plastik. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan sehingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah,” ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh Rizki selaku Ketua Karang Taruna Desa Sumberwuluh yang menilai kegiatan ini memberikan pengetahuan tambahan bagi masyarakat.
“Kegiatan ini memberikan pengetahuan baru kepada warga tentang bagaimana sampah plastik dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang berguna. Selain membantu menjaga lingkungan, masyarakat juga menjadi lebih sadar pentingnya pengelolaan sampah,” katanya.
Selama kegiatan berlangsung, masyarakat mengikuti proses sosialisasi maupun praktik pembuatan eco-paving block. Sejumlah warga juga menunjukkan ketertarikan untuk mengetahui lebih lanjut proses pembuatan serta kemungkinan penerapannya di lingkungan sekitar.
Melalui program ini, mahasiswa KKN berharap masyarakat Desa Sumberwuluh dapat lebih memperhatikan pengelolaan sampah plastik serta memanfaatkan limbah tersebut menjadi produk yang memiliki nilai guna bagi lingkungan.
Kegiatan sosialisasi dan praktik pembuatan eco-paving block berbasis sampah plastik ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Gresik dalam melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan inovasi yang dapat dimanfaatkan oleh warga.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pengelolaan sampah plastik serta mampu menerapkan pemanfaatannya secara sederhana di lingkungan desa. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments