Perayaan Milad Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) ke-45 pada Ahad (7/12/2025), tidak hanya menghadirkan ribuan peserta dalam acara Fun Walk dan Bazar yang meriah. Di balik keseruan tersebut, terselip aksi kemanusiaan yang digagas oleh Mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) Semester 3 UMG.
Mengusung konsep Dakwah Bil Hal, mereka memanfaatkan momentum ini untuk mengajak masyarakat berbuat kebaikan melalui kegiatan berbagi dan Open Donasi bagi korban bencana alam di Indonesia.
Sejak pukul 06.00 pagi, mahasiswa PAI telah bersiap di Bundaran GKB, salah satu titik paling ramai di sepanjang rute Fun Walk. Kehadiran mereka bukan sekadar mengisi kemeriahan acara, tetapi membawa misi dakwah yang lebih luas: menebarkan nilai-nilai kemanusiaan dan kedermawanan melalui tindakan nyata.
Di lokasi tersebut, mereka membagikan ratusan minuman dan buah-buahan segar secara cuma-cuma kepada para peserta Fun Walk maupun masyarakat umum yang sedang melintas.
Pembagian minuman dan buah-buahan ini bukan hanya sebagai bentuk kepedulian, tetapi juga sebagai pintu masuk untuk mengajak masyarakat berdonasi.
Setiap peserta yang menerima minuman turut diberi selembaran Open Donasi yang berisi informasi kanal donasi resmi milik UMG. Melalui selebaran tersebut, masyarakat diarahkan untuk menyalurkan bantuan secara langsung melalui rekening universitas yang telah disiapkan khusus bagi para korban bencana alam.
Aksi para mahasiswa ini mendapatkan respons yang sangat positif. Banyak peserta Fun Walk yang tampak antusias menerima minuman sekaligus membaca selebaran donasi. Beberapa bahkan berhenti sejenak untuk bertanya lebih lanjut mengenai alur donasi yang disarankan.
Di antara keramaian itu, terdapat pula peserta yang secara spontan ingin memberikan donasi Tunai di tempat. Namun, para mahasiswa dengan tegas menolak penerimaan uang langsung, demi menjaga transparansi dan amanah dari kegiatan tersebut.
“Kami hanya menjadi pengantar bagi mereka untuk berdonasi. Kami tidak menerima donasi secara tunai di tempat. Semua donasi harus masuk melalui nomor rekening resmi UMG,” jelas Ria, salah satu mahasiswi PAI yang terlibat dalam pembagian selebaran.
Penjelasan tersebut sekaligus menegaskan bahwa kegiatan ini dilakukan secara profesional dan terstruktur, sesuai prinsip kejujuran dan amanah yang diajarkan dalam agama.
Konsep Dakwah Bil Hal yang mereka terapkan menjadi bukti bahwa dakwah tidak harus disampaikan melalui ceramah atau tulisan.
Tindakan nyata seperti berbagi minuman, memberikan edukasi donasi, dan menunjukkan sikap ramah kepada masyarakat juga merupakan bentuk dakwah yang memiliki dampak besar. Apalagi, kegiatan ini dilakukan di tengah keramaian acara Fun Walk yang dihadiri ribuan orang dari berbagai usia dan latar belakang. Hal ini membuat pesan dakwah mereka tersampaikan jauh lebih luas.
Selain berbagi minuman dan open donasi, mahasiswa PAI juga turun langsung berinteraksi dengan peserta acara. Mereka menyapa, berbincang singkat, serta memberikan pemahaman mengenai pentingnya kepedulian sosial.
Banyak peserta yang mengaku terkesan dengan adanya inisiatif tersebut, karena menurut mereka, jarang ada kegiatan kampus yang memadukan hiburan dengan aksi kemanusiaan seperti yang dilakukan mahasiswa PAI UMG.
Menurut salah satu peserta Fun Walk, kegiatan ini memberikan warna baru dalam rangkaian Milad UMG tahun ini.
“Seru ya, jalan sehat tapi tetap diingatkan untuk peduli sesama. Ini contoh kegiatan yang harus dipertahankan,” ujarnya.
Di sisi lain, kegiatan ini juga memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa PAI. Mereka belajar bagaimana mengaplikasikan ilmu dakwah dalam kehidupan nyata, menghadapi masyarakat secara langsung, hingga mengelola kegiatan sosial dengan prinsip amanah dan transparansi.
Aksi ini sekaligus menjadi ajang pembentukan karakter calon pendidik agama yang tidak hanya mampu berbicara, tetapi juga mampu memberi contoh melalui tindakan.

Koordinator kegiatan, Rosita Firdausi, menyampaikan harapannya di akhir acara. “Semoga donasi yang disalurkan melalui rekening resmi UMG dapat tepat sasaran, membantu saudara-saudara kita yang daerahnya sedang terkena musibah. Kami hanya ingin menunjukkan bahwa mahasiswa juga bisa berperan dalam gerakan kemanusiaan,” harapnya.
Rosita juga menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar rutinitas atau formalitas, tetapi bagian dari komitmen mereka sebagai mahasiswa PAI untuk mempraktikkan nilai-nilai yang dipelajari selama kuliah. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan kembali pada momentum lain, sehingga dakwah dan kepedulian kepada sesama bisa terus ditanamkan dalam diri mahasiswa maupun masyarakat.
Aksi Dakwah Bil Hal ini semakin menegaskan bahwa Milad UMG ke-45 bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang semangat berbagi dan menebar manfaat. UMG tidak hanya menunjukkan eksistensinya sebagai institusi akademik, tetapi juga sebagai kampus yang mendorong nilai-nilai kemanusiaan, kebermanfaatan, dan peran sosial yang nyata.
Dengan memanfaatkan keramaian Fun Walk sebagai ruang dakwah, Mahasiswa PAI UMG berhasil menciptakan gerakan yang sederhana namun berdampak luas. Kegiatan ini bukan hanya mengajak masyarakat untuk peduli bencana, tetapi juga menyampaikan pesan bahwa setiap orang bisa berkontribusi, sekecil apa pun bentuknya.
Semangat berbagi yang ditanamkan melalui aksi ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi civitas akademika lainnya untuk terus menghidupkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui langkah kecil namun bermakna ini, Mahasiswa PAI UMG telah membuktikan bahwa dakwah yang dilakukan dengan hati dan aksi nyata mampu menyentuh lebih banyak orang. Milad UMG ke-45 pun menjadi momentum yang tidak hanya dirayakan dengan tawa dan kegembiraan, tetapi juga dengan semangat kepedulian yang menguatkan makna keberadaannya bagi masyarakat luas.





0 Tanggapan
Empty Comments