Kelompok Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang ditempatkan di Desa Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur, melaksanakan program inovatif berupa pelatihan budidaya ikan sesuai dengan pedoman Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB).
Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (3/8/2025), bertempat di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Aisyiyah Bumiaji Batu.
Pelatihan diikuti oleh mahasiswa PMM yang beranggotakan Panji, Afriza, Sheila, Serli, dan Agung dari Program Studi Perikanan UMM, bersama anak-anak asuh LKSA Aisyiyah Batu. Program ini diinisiasi untuk mengoptimalkan potensi sembilan petak kolam yang dimiliki LKSA Bumiaji agar dapat dimanfaatkan secara produktif dan berkelanjutan.
Kegiatan pelatihan budidaya ikan yang baik disalurkan melalui dua metode, yaitu penyuluhan teori dan praktik langsung. Pada sesi teori, Kelompok 5 PMM LKSA Bumiaji menyampaikan materi meliputi pengenalan karakteristik ikan konsumsi air tawar yang akan dibudidayakan, cara menghitung pemberian pakan, teknik pembibisan pakan, hingga penanganan ikan untuk meminimalisir stres.
Penyuluhan ini diberikan sebelum peserta terjun langsung ke lapangan, sehingga menjadi bekal dasar dalam praktik budidaya. Anak-anak asuh LKSA Aisyiyah Bumiaji terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Suasana semakin semarak karena penyuluhan tidak hanya berisi teori, tetapi juga diselingi dengan fun games yang menambah semangat peserta.
Dalam program yang dilaksanakan langsung di lapangan, mahasiswa PMM memberikan praktik berupa pembibitan pakan dan perhitungan rumus pemberian pakan untuk ikan. Secara perlahan namun pasti, mahasiswa PMM Kelompok 5 Bumiaji mulai menerapkan ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah, yang tersalurkan dengan baik dan mudah dipahami oleh masyarakat binaan LKSA Bumiaji.
Pembelajaran pemberian pakan merupakan komponen penting dalam proses budidaya perikanan mengingat ke efektivan pemberian jumlah pakan merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam budidaya terutama dalam manajemen ekonomi.
Selain itu, teknik pembibisan pakan juga memiliki peran penting agar nutrisi dapat terserap secara optimal ke dalam tubuh ikan. Dengan bantuan larutan probiotik, pakan menjadi lebih lembut dan mudah dicerna, sekaligus membantu menjaga imunitas ikan yang dibudidayakan.
Ilmu yang diajarkan ini diharapkan dapat diaplikasikan secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan optimalisasi budidaya perikanan di LKSA Bumiaji.
Kegiatan lain dalam lingkup cara budidaya ikan yang baik adalah manajemen sirkulasi air. Mahasiswa PMM menerapkan metode budidaya semi konvensional dengan memanfaatkan aliran air dari sungai sekitar, yang kemudian dimaksimalkan menggunakan tambahan aerasi untuk meningkatkan kadar oksigen terlarut dalam perairan.
Koordinator PMM Kelompok 5 LKSA Bumiaji menjelaskan bahwa metode semi konvensional dipilih karena dinilai hemat biaya dan mudah dipahami. Sistem aliran air sungai yang terus menerus membuat amonia ikut terbuang secara rutin, sementara penggunaan aerasi membantu menjaga kadar oksigen tetap tinggi.
Dari segi ekonomi, metode ini tergolong efisien karena tidak memerlukan biaya operasional besar, sederhana, serta mudah diterapkan.
Tidak hanya itu, mahasiswa PMM UMM juga memberikan pengetahuan menarik kepada anak-anak asuh LKSA Bumiaji berupa praktik grading atau penyortiran ikan.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengelompokkan ikan berdasarkan ukuran yang relatif sama. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi ketidakrataan dalam pemberian pakan, mencegah kanibalisme, serta meminimalisir persaingan pakan antarikan.
Proses penyortiran dilakukan dengan cara menguras kolam, kemudian memilih ikan secara langsung untuk memastikan ketepatan pengelompokan ukuran. Kegiatan ini disambut antusias oleh anak-anak asuh LKSA Bumiaji. Selain belajar, mereka juga dapat merasakan pengalaman menyenangkan saat berinteraksi langsung dengan ikan-ikan yang setiap hari mereka rawat dengan sepenuh hati.
Dengan adanya rangkaian penyampaian ilmu, baik melalui teori maupun praktik langsung, diharapkan masyarakat LKSA Bumiaji dapat memahami dan memaksimalkan sumber daya yang ada.
Ilmu yang diperoleh selama bersama mahasiswa PMM UMM diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan, sehingga hasil budidaya ikan menjadi lebih optimal. Hasil tersebut tidak hanya bermanfaat untuk membantu meningkatkan perekonomian LKSA Bumiaji, tetapi juga dapat menjadi tambahan konsumsi protein bagi anak-anak asuh. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments