Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Majelis Dikdasmen Tawangsari Lakukan Penguatan Ideologi untuk AUM

Iklan Landscape Smamda
Majelis Dikdasmen Tawangsari Lakukan Penguatan Ideologi untuk AUM
Pembinaan ideologi dan silaturahmi oleh Dikdasmen PC Muhammadiyah dihadiri 100 orang (Beni/PWMU.CO)
pwmu.co -

Menanamkan ideologi Muhammadiyah sebagai fondasi pergerakan menjadi fokus utama Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tawangsari Sukoharjo Jawa Tengah.

Menjelang Ramadan 1447 H, agenda pembinaan ideologi dan silaturahmi digelar di Aula MI Muhammadiyah Watubonang, Tawangsari, pada Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat komitmen kelembagaan seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bawah naungan PCM Tawangsari, Sukoharjo.

Ketua Majelis Dikdasmen PCM Tawangsari, Sri Raharjo, menegaskan bahwa acara ini dirancang untuk membangkitkan semangat ukhuwah dalam mengelola AUM.

“Spirit ukhuwah dan sinergi berjejaring harus menjadi agenda bersama agar AUM di lingkungan PCM Tawangsari dapat semakin berkembang,” ungkapnya.

Menjelang Ramadan 1447 H, agenda pembinaan ideologi dan silaturahmi digelar di Aula MI Muhammadiyah Watubonang, Tawangsari, pada Sabtu (14/2/2026). (Beni/PWMUCO)

Senada dengan hal tersebut, Ketua PCM Tawangsari, Muh Subekti, di hadapan 100 peserta mengingatkan kembali hakikat berkhidmat di Muhammadiyah.

Ia menekankan bahwa bekerja di AUM bukan sebatas rutinitas mencari nafkah.

“Bapak dan Ibu sekalian, bekerja di Amal Usaha adalah wujud nyata dari tauhid dan manifestasi ibadah di jalan Allah SWT,” pesannya mendalam.

Puncak pembinaan ideologi disampaikan oleh Benni Setiawan, Anggota Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Dosen Fakultas Hukum Universitas Negeri Yogyakarta ini membedah pokok-pokok pikiran Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah (MADM).

Iklan Landscape UM SURABAYA

Menurutnya, MADM merupakan kompas yang mengarahkan ajaran Islam ke dalam laku organisasi.

“Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah mengajarkan kita untuk menginternalisasi nilai-nilai Islam dalam setiap gerak mengelola Persyarikatan,” jelas Benni.

Ia menambahkan bahwa kemajuan AUM sangat bergantung pada komitmen pimpinan dan pengelola dalam menjalankan prinsip pemurnian (purifikasi) serta pembaruan (tajdid).

“Sinergi harus hadir dalam setiap denyut aktivitas kita.”

Kegiatan ini dihadiri oleh para pendidik dari MTs Muhammadiyah Tawangsari serta berbagai MIM (Watubonang, Ngadirejo, Lorog, Pojok, dan Pundungrejo), serta jajaran sesepuh dan penasihat PCM Tawangsari.

Sebagai penutup, Sedyo Santosa, dosen UIN Sunan Kalijaga, memberikan motivasi agar para guru tidak pernah berhenti bertransformasi.

“Dalam mendidik, kita wajib terus mengasah kapasitas diri agar relevan dengan perkembangan zaman,” pungkasnya.

Melalui pembinaan ini, diharapkan muncul gerak serempak untuk memajukan Amal Usaha Muhammadiyah sekaligus mengokohkan eksistensi Persyarikatan di tengah masyarakat.***

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu